Bardin

Bardin

Searah dengan Rencana Induk Pos Pelayanan Terpadu Kota Baubau Tahun 2025–2029

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Urgensi penguatan Posyandu sangat ditekankan oleh data kesehatan masyarakat. Berdasarkan laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, angka prevalensi stunting 1 di Kota Baubau tercatat mencapai sekitar 29,7%, yang merupakan angka yang sangat tinggi dan jauh melampaui target nasional 14% (Kemenkes RI, 2024).

Sementara itu, Angka Harapan Hidup (AHH) saat lahir di Baubau pada tahun 2023 adalah 73,36 tahun, yang harus dipertahankan dan ditingkatkan melalui intervensi Posyandu 6 Bidang SPM untuk menjaga kualitas hidup sehat (Kemenkes RI, 2025).

WhatsApp Image 2025 12 23 at 10.10.15 1

Tingginya angka stunting, masalah kemiskinan, dan mandat baru 6 Bidang SPM menuntut sebuah kerangka perencanaan komprehensif yang berlaku untuk jangka waktu menengah. Rencana Induk Posyandu Kota Baubau Tahun 2025-2029 (Renduk) adalah dokumen strategis yang berfungsi sebagai master plan untuk memandu proses reformasi ini secara utuh selama lima tahun (Tim Pembina Posyandu, 2024). Renduk akan menjamin kesatuan visi, langkah sistematis, dan alokasi sumber daya yang terkoordinasi dari seluruh Perangkat Daerah di Baubau dalam mendukung Posyandu

Usai menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Rencana Induk Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tahun 2025–2029, Bappeda Kota Baubau Bersama Tim Pembina Posyandu telah melakukan pembinaan di lapangan.

Kegiatan ini Dalam rangka meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, khususnya pada layanan kesehatan dasar yang dilaksanakan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Bappeda Kota Baubau menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Posyandu 6 SPM.

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem pelayanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas serta peningkatan kualitas pelaksanaan SPM oleh perangkat daerah terkait. Di awal tahun 2025, Bappeda Kota Baubau Bersama Tim Pembina Posyandu telah melakukan pembinaan dan melaksanakan Implementasi Transformasi Posyandu 6 Bidang SPM Permendagri No.13 tahun 2024 di 8 (delapan) lokus kecamatan yaitu Kec.Betoambari Kel.Bone-Bone Posyandu Cakalang, Kec. Sorawolio Kel.Karya Baru Posyandu Wortel, Kec. Batupoaro Kel. Katobemgke Posyandu Asparagus, Kec.Murbum Kel. Melai Posyandu Nenas, Kec.Kokalukuna Kel.Waruruma Posyandu Mawar 1, Kec. Wolio Kel. Batulo Posyandu Ferbena,7. Kec. Bungi Kel. Waliabuku Posyandu Teratai, Kec.Lea-Lea Kel. Lowu-Lowu Posyandu Cendrawasih.

WhatsApp Image 2025 12 23 at 10.10.15

   

Kepala Bappeda Baubau Dr. Dahrul Dahlan, S.STP, M.Si mengatakan, program ini menjadi salah satu diantara banyak hal prioritas dalam pembangunan daerah. Terutama yang berkaitan dengan pembangunan kesehatan. Salah satunya adalah memastikan pelayanan kesehatan dari tingkat masyarakat bawah agar menjadi bahan evaluasi untuk mendukung arah kebijakan pembangunan bidang kesehatan di daerah.

“Pelayanan yang baik dan maksimal di tingkat Posyandu menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dari capaian pembangunan kesehatan. Untuk itu kehadiran posyandu kita harapkan mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat mulai dari tingkat kelurahan,” kata Dahrul Dahlan (20/11/2025).

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Baubau Dian Purnamasari Zain, S.Si., M.Si mengatakan, program ini ditindaklanjuti dengan pelaksanaan pembinaan langsung di lapangan. Dalam hal ini kegiatan pembinaan dilakukan di lokasi posyandu di Kota Baubau yang telah diagendakan khusus.

“Kita Melakukan Identifikasi, melaksanakan pembinaan dan penguatan kapasitas pengelola Posyandu untuk mendukung pencapaian 6 SPM wajib layanan kesehatan di Kota Baubau pada 3 (lokus) Posyandu di Kota Baubau,” kata Dian Purnamasari.

Dian menambahkan nenerapa tujuan yang diharapkan diantaranya Meningkatkan pemahaman kader dan pengelola Posyandu tentang pelaksanaan 6 SPM, Memperkuat koordinasi lintas sektor antara Bappeda, Dinas Kesehatan, kelurahan, dan puskesmas, Mengidentifikasi kendala dan kebutuhan Posyandu dalam implementasi SPM serta Menyusun rekomendasi perbaikan dan tindak lanjut untuk peningkatan layanan kesehatan dasar masyarakat.

“Pembinaan berfokus pada pengenalan terhadap transformasi pelayanan di posyandu bukan hanya layanan Kesehatan saja tetapi focus standar pelayanan minimal pada 6 (Enam) bidang SPM tersebut yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas), serta Sosial,” tambah Dian Purnamasari.

Hal lain yang menjadi target adalah pada gilirannya Kader Posyandu itu bukan hanya melayani bidang kesehatan saja, tetapi harus mampu melayani enam SPM dimaksud. Sehingga diberikan Edukasi yang meliputi Pengenalan 6 (enam) Standar Pelayanan Minimal yakni bidang Pendidikan, kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Ketertiban Umum dan sosial.

Pelayanan pendidikan yang diberikan Posyandu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat, misalnya dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak dan remaja, serta membantu masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

WhatsApp Image 2025 12 22 at 19.21.08

Bidang Kesehatan mengarah pada Layanan kesehatan yang menjadi fokus utama Posyandu, seperti pemberian vaksin, pemeriksaan tumbuh kembang anak, dan penyuluhan tentang gizi.

Bidang Pekerjaan Umum mencakup berbagai hal, seperti perbaikan infrastruktur di wilayah kerja Posyandu, pemeliharaan lingkungan, dan penyediaan fasilitas umum.

Bidang Perumahan Rakyat meliputi bantuan terkait perbaikan rumah, pembangunan rumah layak huni, dan penyuluhan tentang tata ruang dan perumahan.

Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum fokus pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, seperti sosialisasi tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan, pembentukan pos kamling, dan kerja sama dengan aparat kepolisian.

Bidang Sosial mencakup bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti pemberian bantuan sosial, pendampingan kasus sosial, dan pengembangan kegiatan sosial lainnya.

Dengan mengintegrasikan enam bidang SPM ini, Posyandu diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih komprehensif dan berdampak positif bagi masyarakat. Transformasi 6 posyandu ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah). Memperkenalkan Langkah-langkah pelayanan posyandu 6 (enam) SPM di Masyarakat (sasaran posyandu) dan Identifikasi Kesiapan Posyandu yang dkunjungi untuk menerapkan 6 SPM di posyandu meliputi, sarana prasarana, kualitas SDM Kader dan koordinasi dengan tenaga puskesmas. (Red)

Upaya Pemerintah Kota Baubau Dalam pelaksanaan Inpres No. 8 Tahun 2025

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem merupakan pilar utama dalam visi pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Secara khusus, upaya percepatan pengentasan kemiskinan sejalan dengan Cita ke-1, yaitu "mewujudkan keamanan untuk seluruh rakyat Indonesia, pembangunan yang merata, dan peningkatan kesejahteraan rakyat"

WhatsApp Image 2025 12 22 at 21.29.47

Juga pada Cita ke-5, yaitu "meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial" dan Cita ke-7 yang menekankan pada "mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik", juga menjadi basis penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin.

Dasar Pelaksanaan Optimalisasi Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPPKPKE) adalah Instruksi Presiden RI Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Baubau ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Baubau Nomor 151/III/2025 dimana Ketua TKPK Kota Baubau adalah Wakil Wali Kota Baubau.

Tugas Kepala Daerah Sesuai Inpres 8 Tahun 2025 yakni Mendukung program sekolah rakyat di wilayah kabupaten/kota berupa penyiapan lahan, perizinan, dan penyiapan guru serta tenaga pendidik dalam rangka optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Selain itu Menyusun program dan kegiatan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota serta mengalokasikan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten / Kota dalam rangka optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, termasuk untuk pemutakhiran data penerima dengan nama dan alamat by narne by address.

WhatsApp Image 2025 12 22 at 21.30.11 1

Melakukan koordinasi optimalisasi pelaksanaan program dan menyampaikan laporan kepada Gubernur setiap 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila diperlukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Program yang diinisiasi Bappeda Baubau meliputi Integrasi Program Penanggulangan Kemiskinan yang menggabungkan dokumen perencanaan, pelaku (pemerintah, masyarakat, dan swasta), serta sumber pembiayaan seperti APBN, APBD, dan swadaya masyarakat, untuk menciptakan sinergi dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

Dalam pelaksanaan program ini Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau memiliki peran penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program-program penanggulangan kemiskinan, hingga tindaklanjut pencapaian, konsisten dijalankan Bappeda Kota Baubau secara profesional, terstruktur, dan sistematis.

Kepala Bappeda Baubau Dr. Dahrul Dahlan SSTP MSi menegaskan, masalah kemiskinan harus menjadi prioritas perencanaan dalam Pembangunan. Hal ini dilakukan dengan berbagai upaya, diantaranya dengan aktif menggelar serta mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi terkait program pengentasan kemiskinan, serta terus berupaya mempercepat program tersebut melalui berbagai strategi.

Dahrul Dahlan mengatakan, banyak upaya yang telah dipersiapkan diantaranya Perencanaan dan Koordinasi, menyusun rencana aksi penanggulangan kemiskinan, termasuk evaluasi program yang telah berjalan dan identifikasi kendala serta solusi.

“Pelaksanaan Program, terlibat dalam pelaksanaan berbagai program pengentasan kemiskinan, seperti Program Inklusi Sejahtera dan program lain yang didukung oleh Alokasi Dana Insentif Fiskal (AIF),” kata Dahrul Dahlan.

Kerja nyata yang dilakukan Bappeda Kota Baubau mengantarkan Pemerintah Kota Baubau yang dipimpin Walikota H Yusran Fahim SE dan Wakil Walikota Ir Wa Ode Hamsinah Bolu MSc, berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrim, dari 271 Kepala Keluarga (KK) menjadi 105 KK.

WhatsApp Image 2025 12 22 at 21.29.46

Tindak lanjut hasil ini tambah Dahrul, Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Kota Baubau, dua tahun berturut-turut Kota Baubau mendapatkan suntikan pendanaan Alokasi Insentif Fiskal sebagai kinerja terbaik, yang mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrim. Tahun 2024 sebesar Rp 5,8 milyar dan tahun 2025 sebesar Rp 6,8 Milyar.

“Kita akan terus berupaya memastikan bahwa Kota Baubau kita tergetkan menjadi daerah yang Nol Kemiskinan,” tegas Dahrul.

Bappeda Kota Baubau secara berkala melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan atas Alokasi Insentif Fiskal  Kategori Kesejahteraan Masyarakat penghapusan kemiskinan ekstrem dengan menghadirkan sejumlah OPD pengampuh program pengentasan kemiskinan ekstrem. Evaluasi ini menjadi wadah refleksi untuk mengukur capaian, mendengar masukan, dan merancang langkah strategis kedepan, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dahrul menyebutkan beberapa hal penting atas hasil rapat evaluasi, bahwa pendekatan penanganan kemiskinan ekstrem harus dilakukan secara kolaboratif, paripurna, dan holistik. Tidak hanya dipandang dari sisi ekonomi saja, namun perlu dilihat juga dari sisi yang lebih luas. Karena dari identifikasi dilapangan, masih ditemukan beberapa warga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem menginginkan untuk tidak dilakukan intervensi. Berkaitan dengan pemberian kegiatan pelatihan dan sebagainya.

Pemerintah Kota Baubau memastikan jumlah dan persentase masyarakat yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem dapat terus menurun, sehingga Kota Baubau bisa keluar dari kemiskinan ekstrem. Dengan harapan kolaborasi bersama seluruh OPD dapat berjalan selaras dengan baik.

Optimalisasi Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPPKPKE) focus pada beberapa hal yakni Pertama, Penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sebagai basis data yang mengintegrasikan Registrasi Sosial Ekonomi Nasional , Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) sebagai dasar intervensi tepat sasaran.

Kedua, Penguatan perlindungan sosial adaptif yang mencakup bantuan sosial tunai, subsidi, dan jaminan sosial untuk kelompok rentan. Ketiga, Pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal dan kewirausahaan, sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan, Keempat, Peningkatan akses dan kualitas layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, dan perumahan layak huni dan kelima Percepatan pembangunan infrastruktur wilayah tertinggal dan perdesaan, sebagai kunci pemerataan pembangunan dan penurunan kesenjangan.

Sementara itu, Laju inflasi Kota Baubau dari tahun ke tahun (yoy) terus berfluktuasi yang diindikasikan memiliki relevansi pada kondisi perekonomian, baik provinsi, nasional maupun global.

Menurut Badan Pusat Statistik pada tahun 2022, mencatat bahwa laju inflasi Kota Baubau (yoy) atau pada akhir tahun 2022 adalah sebesar 8,35 persen dan rata rata Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 7,39 persen. Namun pada tahun 2023, atau perhitungan Laju Inflasi menurut (yoy) mencatat bahwa pada akhir tahun 2023 tercatat inflasi Kota Baubau sebesar 2,48 persen, dan ini dibawah rata-rata Provinsi Sulawesi Tenggara yang sebeasar 2,61 persen. Pada publikasi tahun 2024 laju inflasi (yoy) Kota Baubau sebesar 2,07 persen dan nilai ini lebih tinggi dari rata-rata inflasi Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 1,05 persen.

Timeline Upaya Pemerintah Kota Baubau Tahun 2025

Dalam pelakasanaan Inpres No. 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Januari 2025

  • Penegasan komitmen Pemerintah Kota Baubau dalam mendukung kebijakan nasional penghapusan kemiskinan ekstrem melalui Keputusan Wali Kota Baubau nomor 94/I/2025 tentang Penetapan Data Sasaran Intervensi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kota Baubau

Maret 2025

  • Sinkronisasi awal arah kebijakan pusat dengan program prioritas daerah melalui forum koordinasi lintas OPD.
  • Penguatan peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) melalui SK Wali Kota Baubau  nomor 151/III/ 2025 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Baubau Tahun 2025

April 2025

  • Penyusunan Laporan Pelaksanaan Penanggulangan Kemiskinan Daerah dan RAT (Rencana Aksi Tahunan) sebagai dokumen acuan dalam upaya pengentasan kemiskinan di tingkat daerah (provinsi/kabupaten/kota) di Indonesia, di mana LP2KD adalah laporan evaluasi tahunan atas program yang sudah berjalan, sementara RAT adalah rencana aksi tahunan yang disusun untuk periode selanjutnya, keduanya saling berkaitan dan menjadi bagian dari siklus perencanaan dan pelaporan penanggulangan kemiskinan, serta diatur dalam Permendagri No. 53 Tahun 2020 tentang Tata Kerja dan Penyelarasan Kerja serta Pembinaan Kelembagaan dan SDM Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi dan Kabupaten/Kota
  • Penajaman program intervensi spesifik dan sensitif kemiskinan dalam RKPD Tahun 2026.
  • Penyusunan skema konvergensi penanganan kemiskinan lintas sektor

Juli 2025

  • Monitoring dan evaluasi tahap I pelaksanaan program penghapusan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan kemiskinan melalui Audiensi  Bersama BP Taskin
  • Pelaporan perkembangan capaian kepada pemerintah provinsi dan pusat.

Agustus 2025

  • Publikasi capaian sementara penurunan kemiskinan kepada masyarakat.

Oktober 2025

  • Penyusunan rekomendasi kebijakan penanganan kemiskinan berkelanjutan, Konsolidasi data dan capaian kinerja OPD terkait, Integrasi hasil pelaksanaan ke dalam perencanaan tahun berikutnya melalui penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah RPKD 2026-2030.

November 2025

  • Penyusunan profiling Kemiskinan Kota Baubau
  • Penyampaian hasil dan praktik baik Kota Baubau kepada pemerintah provinsi dan nasional.
  • Publikasi capaian program kepada masyarakat dan media.

Desember 2025

  • Evaluasi akhir tahun sebagai Finalisasi laporan pelaksanaan Inpres penanganan kemiskinan ekstrem Tahun 2025 ke pemerintah pusat dan provinsi semester 2   (Red)

Dr. Dahrul Dahlan, S.STP, M,Si : “Ajang Sinergi, kolaborasi, dan komitmen para perencana pembangunan”

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Para kepala Bappeda se-Indonesia mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Bappeda se-Indonesia 2025 yang mengusung tema “Sinergitas Perencanaan Daerah Melalui Program Strategis Nasional dalam Mendukung Asta Cita”. Kegiatan ini berlangsung di Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah.

WhatsApp Image 2025 12 05 at 14.56.39

Kegiatan dihadiri para pejabat pusat dan daerah, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud, Deputi PPN/Bappenas Medrilzam, serta Ketua Forum Bappeda se-Indonesia, Dikky Anugerah dan berlangsung di salah satu Hotel Banjarmasin, Rabu (3/11/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, membuka rakor secara resmi sekaligus memberikan arahan strategis mengenai pentingnya harmonisasi perencanaan pembangunan.

“Rakor ini sangat strategis dan memiliki arti yang krusial, bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum penting untuk melakukan penajaman, penyelarasan, dan sinkronisasi target pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Kepala Bappeda Baubau Dr. Dahrul Dahlan, S.STP, M.Si yang turut mengikuti kegiatan Rakor menyampaikan, kegiatan ini sangat penting sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung program perencanaan pembangunan nasional. Sehingga dari hasil rakor ini akan menjadi barometer perencanaan pembangunan di daerah.

WhatsApp Image 2025 12 05 at 14.56.40 1

“Tentunya ini sangat erat kaitannya dengan perencanaan pembangunan nasional. Sehingga harus ada sinergitas dengan perencanaan pembangunan di daerah. Setelah rakor ini, masing masing daerah akan menyesuaikan program perencanaan pembangunan guna mendukung asta cita presiden Prabowo Subianto,” kata Dahrul Dahlan.

Dahrul menambahkan, sesuai arahan dari Wamendagri bahwa mandat mandat Bappeda sebagai koordinator utama perencanaan pembangunan. Hal ini harus dilakukan  oleh Kepala Bappeda.

“Jadi tugas sebagai Kepala Bappeda yakni mengkoordinasikan, mengsinergikan, dan mengharmonisasikan seluruh dokumen perencanaan. Kita adalah dapur yang memastikan perencanaan daerah selaras dengan prioritas nasional,” tegasnya.

WhatsApp Image 2025 12 05 at 14.56.40

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Wamendagri juga menekankan pentingnya program strategis nasional seperti makan bergizi gratis, pembangunan tiga juta rumah, penguatan pangan dan energi, serta percepatan penurunan kemiskinan.

Di Kota Baubau Kata Dahrul Dahlan, salah satu program yang dicanangkan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis sudah mulai berjalan. Bahkan, beberapa waktu lalu, Wamendagri Arya Bima juga hadir dan meresmikan sebuah Dapur SPPG di Kota Baubau.

“Kami siap mendukung sepenuhnya program strategis nasional dan menyukseskan seluruh Asta Cita Presiden di setiap jengkal tanah air,” tegas Dahrul lagi.

Yang pasti tambah Dahrul Dahlan, kegiatan ini sangat mengharapkan adanya sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama, para perencana pembangunan di seluruh Indonesia yang optimis mampu mewujudkan Asta Cita serta mendorong terciptanya pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kota Baubau juga siap menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat arah pembangunan nasional ke depan,” tutup Dahrul Dahlan (Red)

Tim Sultra Diwakili 3 Siswa SMAN 3 Baubau

JAKARTA, GAGASSULTRA.COM – Ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat SMA / SMK Tahun 2025 memasuki agenda terakhir. Semua cabang lomba telah menyelesaikan tahap akhir. Salah satunya cabang Film Pendek.

Khusus cabang Film Pendek, Sulawesi Tenggara diwakili SMAN 3 Baubau. Tim terdiri dari 3 siswa yakni Sufyan Nur (Kameramen dan editor), Ade Melinawati (Sutradara) dan Ferlita Furi (Pemeran Utama).

WhatsApp Image 2025 11 22 at 06.45.24 2

Seperti halnya tim Provinsi Lainnya. Tim Sulawesi Tenggara juga mendapat lokasi Shooting di Institut Kesenian Jakarta. Lokasi lain yang direkomendasikan panitia adalah di Taman Ismali Marzuki yang berada dalam satu kawasan dengan IKJ.

Para peserta diwajibkan membuat Film baru yang harus di selesaikan dalam waktu sehari. Mulai dari pengambilan gambar pagi hari, hingga proses editing pada sore hari. Selanjutnya pada hari kedua, semua tim telah diberi waktu untuk mengumpulkan hasil karya.

Untuk Tim SMAN 3 Baubau (Sulawesi Tenggara) membuat Film berjudul ‘Kabel Data’, Film ini menceritakan seorang dokter yang mendapat kabar tentang seorang pasien gawat darurat dan harus segera ditangani. Namun, sang dokter kehilangan kontak akibat ponsel miliknya tak bisa menerima pesan karena kehabisan daya.

“Jadi dalam cerita yang kami angkat tentang kesulitan seorang dokter yang ingin menangani pasien namun informasi dari pihak keluarga pasien terganggu karena ponselnya lobet. Sedangkan kabel datanya taj berfungsi. Dokternya pasrah dan tidak bisa berbuat apa apa,” kata Sutradara Ade Melinawati.

WhatsApp Image 2025 11 22 at 06.45.23

PUncak ketegangan dalam Film ini berakhir setelah seorang keluarga pasien yang terburu buru terjatuh dan meninggalkan sebuah kabel data. Kejadiannya disaksikan sang dokter yang sedang terdiam. Disitulah sang dokter menemukan jawaban setelah hendak mengejar pemilik kabel data namun tak bertemu lagi.

“Di akhir Film akhirnya sang dokter bertemu dengan pemilik Kabel datanya. Saat itu pemilik kabel data sedang merawat ayahnya yang sudah dalam masa penyembuhan. Dan dokter mengembalikan kabel data tersebut.

“Kurang lebih makna yang ingin kami sampaikan dalam film ini adalah kita tetap percaya, bahwa Allah akan memberikan jalan kepada hambanya yang tulus meskipunsudah dalam keadaan tak berdaya dan hampir putus asa. Jadi kita harus ikhlas berbuat baik,” kata Ade Melinawati lagi.

Ade Melinawati menuturkan, tim sudah berusaha maksimal, hasilnya diserahkan kepada tim penilai. Untuk Cabang Film Pendek harus bersaing dengan 37 Peserta dari Provinsi lain.

“Juara itu bonus, yang penting kita semua diberi kesempatan untuk berbuat yang terbaik. Jadi apapun hasilnya kami sudah bersyukur bisa tiba di titik ini. Ini tingkat Nasional,” katanya.

WhatsApp Image 2025 11 22 at 06.45.24 1

Ferlita Furi pemeran Utama yang juga siswa teladan SMAN 3 Baubau menambahkan, kisah yang diangkat sangat singkat hanya berdurasi 3 menit tanpa dialog. Ia mengatakan, semua tim harus mampu menyampaikan pesan moral kepada penonton dalam karya filmnya.

“Hanya 3 menit, jadi kami dan peserta lain harus menuntaskan pesan yang disampaikan dalam film,” ujar Siswi yang kini duduk di kelas XII di SMAN 3 Baubau ini.

Sementara itu, Kameramen sekaligus Editor Sufyan Nur juga bercerita tentang ketatnya aturan yang diterapkan panitia. Mulai dari pengambilan gambar hingga editing dan pasca produksi. Semua harus dikerjakan sendiri mulai awal sampai akhir.

“Kita sangat ketat diatur selama lomba, tidak boleh ada siapapun yang membantu. Pembimbing jugua tidak boleh membantu. Tapi ini sangat bagus dan membuat kami semua peserta termotivasi,” kata Sufyan Nur yang kini duduk di kelas XI SMAN 3 Baubau.

Pengumuman juara akan disampaikan pada Sabtu (22/11/2025) dan seluruh peserta akan kembali ke daerah pada Tanggal 23 November termasuk Tim Sulawesi Tenggara.(Red)

Diwakili 5 Siswa SMAN 1 Mawasangka Buton Tengah

JAKARTA, GAGASSULTRA.COM – Kegiatan Festifal Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA / SMK tahun 2025 memasuki hari terakhir. 16 CAbang seni dan sastra dipertandingkan. Termasuk kontingen Sulawesi Tenggara yang juga telah menyelesaikan hampir seluruh cabang lomba.

Hari ini, Jumat (21/11/2025) Tim Kreativitas Musik Tradisional Sulawesi Tenggara dijadwalkan tampil di Institut Kesenian Jakarta. Para peserta telah mempersiapkan diri dengan menampilkan 5 peserta. Tim akan menampilkan kreativitas seni dengan menggunakan beberapa alat music tradisional/

Tim Kreativitas Musik Tradisional FLS3N Sulawesi Tenggara diwakili Para siswa SMAN 1 Mawasangka.

Pembina Tim Kreativitas Musik Tradisional SMAN 1 Mawasangka Sarfin, S.Pd yang juga ikut mengawal mengatakan, tim sudah melakukan persiapan dan latihan. Kegiatan latihan juga telah dimulai sejak di daerah.

“Insha Allah tim kita sudah siap dan telah berlatih sejak dari daerah. Semoga mereka hari ini bisa tampil maksimal dan berjalan lancar. Yang pasti kita harus optimis meraih yang terbaik sebagai motivasi. Karena ini momen penting untuk mengangkat nama daerah Sulawesi tenggara,” kata Sarfin.

Beberapa alat music yang ditampilkan Tim Kreativitas Musik Tradisional adalah perpaduan alat music tradisional dan modern diantaranya gambus, suling, pianika, organ dan akan menampilkan lagu tradisional yang kolaboratif.

Muhammad Ilyas, salah satu pendamping Tim Sulawesi tenggara menuturkan, para peserta yang mengikuti lomba FLS3N adalah para juara asal daerah hasil seleksi yang ketat. Ia memastikan seluruh peserta adalah siswa yang terlatih.

“Yang pasti semua telah bersiap dengan latihan yang baik. Para peserta ini adalah hasil seleksi yang ketat dari daerah. Semoga ini juga menjadi motivasi bagi siswa lain. Sebab, momen ini sangat dinantikan setiap siswa yang akan memberikan kontribusi bagi daerah,” kata Muhammad Ilyas.

Untuk diketahui, cabang lomba di ajang FLS3N tahun 2025 yakni baca dan cipta puisi, cipta lagu, cerpen, desain poster, lagu solo putra dan putri, kriya, film pendek, tari berpasangan, fotografi, jurnalistik, instrument gitar solo, komik digital dan monolog. (Red)

Hj. Ila Nasrah Nusuha :”Siswa Berprestasi Harus Memiliki Semangat Juara’

JAKARTA, GAGASSULTRA.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara dalam sepekan terakhir telah mempersiapkan beberapa event yang diikuti para siswa siswi terbaik baik bidang Olahraga (O2SN), bidang Seni (FLS3N), Lomba Debat Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR.

O2SN dan 4 pilar

Tim O2SN dan LCC 4 Pilar MPR Sulawesi Tenggara

Kabid SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra Hj, Ila Nasrah Nusuha mengatakan, para siswa siswi terbaik SMA dan SMK yang terpilih mewakili Provinsi Sultra adalah siswa pilihan hasil seleksi mulai dari tingkat Kabupaten/Kota hingga tingkat Provinsi dan mewakili Sultra ke tingkat Nasional.

Hj Ila Nasrah Nusuha menyampaikan apresiasi atas peran aktif setiap sekolah dan pembimbing dalam mengawal para siswa siswinya tampil sebagai jura dan menjadi Duta Sulawesi Tenggara di tingkat Nasional.

WhatsApp Image 2025 11 17 at 05.38.42

“Kita sangat apresiasi peran dan dukungan setiap sekolah yang mempersiapkan siswa terbaik dalam berbagai ajang lomba. Tentunya ini akan menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra untuk mendukung lahirnya talenta berbakat dari sekolah,” kata Ila Nasrah di Bandara Halu Oleo saat pemberangkatan tim FLS3N SMA/SMK Senin (17/11/2025).

Ila Nasrah Nusuha mengharapkan, tim yang tergabung dalam kontingen yang berlaga di tingkat nasional harus optiomis dalam menampilkan yang terbaik. Tentunya ini juga sebagai kebanggaan keluarga, pihak sekolah dan pemerintah daerah.

“Seperti yang disampaikan Pak Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan saat melepas Kontingen FLS3N. Para peserta harus memiliki semangat untuk menang dan menampilkan yang terbaik. Optimis menang itu akan menjadi motivasi bagi setiap peserta,: ujar Ila Nasrah Nusuha mengingatkan pesan Kadis Prof Aris Badara.

Saat ini, kegiatan lomba O2SN dan FLS3N sementara berlangsung di Kota Jakarta mulai tanggal 17 hingga 23 November 2025.

Khusus untuk FLS3N dilaksanakan di Institut Kesenian Jakarta mulai tanggal 17 hingga 23 November 2025. (Red)

Prof. Dr. Aris Badara, S.Pd, M.Hum : “Dukung Penciptaan Ruang Kreasi Bagi Siswa di Sekolah”

KENDARI, GAGASSULTRA.COM – Kadis Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Prof Dr. Aris Badara, S.Pd, M.Hum melepas secara resmi kontingen Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Lomba Debat tingkat SMA di aula Dinas Dikbud Sultra Minggu (16/11/2025).

WhatsApp Image 2025 11 16 at 19.40.39

Dalam sambutannya, Aris Badara menyampaikan apresiasi atas semangat dari para siswa yang telah berhasil menjadi duta Sulawesi Tenggara di ajang Nasional. Ia berharap, seluruh tim tetap optimis meraih hasil yang terbaik. Bahkan, ia berharap setiap sekolah dapat menghadirkan ruang berekspresi bagi para siswa yang memiliki talenta.

“Saya sangat mendukung hal yang berhubungan dengan peningkatan prestasi siswa. Termasuk bidang seni yang dapat mengangkat nama daerah. Bahkan saya berharap setiap sekolah memikirkan agar dapat menciptakan ruang kreasi bagi siswa,” kata Aris Badara.

WhatsApp Image 2025 11 16 at 19.42.41

Khusus FLS3N, para peserta yang mewakili Sultra adalah para juara 1 hasil seleksi yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, para peserta juga telah mengikuri seleksi tingkat Kabupaten / Kota.

Muh. Ilyas, SE, MM, delegasi teknis kontingen FLS3N dinas Dikbud Sultra mengungkapkan, untuk memudahkan koordinasi dengan seluruh tim yang berasal dari berbagi daerah di Sultra, pihaknya telah membentuk grup sehingga seluruh rencana sejak persiapan berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, karena sejak awal kami sudah komunikasi dengan seluruh peserta sehingga sejauh ini semua berjalan dengan baik. Sebelumnya kami sudah bentuk grup dan ini menjadi wadah bagi peserta untuk berkoordinasi dengan panitia,” kata Muh Ilyas.

WhatsApp Image 2025 11 16 at 20.13.26

Bardin, S.Pd, pembimbing peserta Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau menyampaikan apresiasi kepada pihak Panitia dari Dinas Dikbud Sultra yang telah mempersiapkan agenda FLS3N ini. Bahkan, para peserta juga difasilitasi dengan baik termasuk masalah informasi dan teknis serta agenda mulai dari persiapan hingga kegiatan di Jakarta.

“Kami salut dengan perhatian tim dari Dinas Dikbud Sultra yang telah mempersiapkan kegiatan FLS3N ini. Bahkan, jauh sebelumnya kami sudah merasa terbantu dengan berbagai informasi yang disampaikan panitia. Sehingga hari ini semua berjalan sesuai rencana,” ujar Bardin.

Untuk diketahui, cabang yang dipertandingkan dalam FLS3N adalah Lomba Baca Puisi, Cipta Puisi, menulis Cerpen, Fotografi, Jurnalistik, Desain Poster, Lagu Solo,Instrumen Solo Gitar, kriya, komik digital, monolog, Cipta Lagu, Tari Berpasangan, Musik Tradisional dan Film Pendek.

Rencananya, tim FLS3N Sultra akan dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian lomba mulai tanggal 17 hingga 23 November 2025. (Red)

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Setelah Meraih Juara 1 tingkat Kota dan Provinsi Sulawesi Tenggara pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau kini siap berlaga di tingkat Nasional.

WhatsApp Image 2025 11 16 at 00.23.45

Rencananya, tim Film Pendek SMAN 3 Baubau yang terdiri dari tiga siswa yakni Sufyan Nur, Ade Melinawati dan Ferlita Furi akan bergabung bersama tim FLS3N SMA Provinsi Sultra dan bertolak ke Jakarta Senin (17/11/2025).

Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih siswa siswinya yang tergabung dalam Tim Film Pendek. Ia berharap prestasi ini akan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan minat dan bakat.

“Saya dan teman teman Guru di sekolah tentu sangat bangga dengan prestasi Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau. Prestasi ini berkat kesungguhan dari para siswa dan pembimbing sehingga mampu meraih juara 1 dan mewakili Provinsi ke tingkat Nasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya,” kata La Ode Mustafa.

WhatsApp Image 2025 11 16 at 00.23.45 2

Sementara itu, Pembina Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau Bardin, S.Pd menyampaikan, tim Film Pendek SMAN 3 Baubau hingga kini telah mewakili Sultra untuk kelima kalinya di ajang FLS2N dan saat ini FLS3N. Ia mengaku bangga atas prestasi siswa binaannya yang selama ini digembleng dalam ekstrakurikuler jurnalis.

“Mereka selama ini tergabung dalam Kegiatan Ekstra Jurnalis, saya senang karena memiliki siswa siswi yang penuh semangat. Mereka telah berlatih dengan gigih dan tak pernah mengeluh. Meskipun dengan segala keterbatasan. Saya bangga atas semangat mereka,” ujar Bardin.

Tiga tim Film Pendek SMAN 3 Baubau Sufyan Nur, Ade Melinawati dan Ferlita Furi juga menyampaikan rasa gembira karena bisa mengunjungi Ibukota Jakarta dengan prestasi ini. Ketiganya juga menyampaikan salut dan bangga kepada para guru di SMAN 3 Baubau yang terus memberi motivasi.

“Alhamdulillah kami bisa mendapat kesempatan untuk tampil ke tingkat Nasional. Ini berkat dukungan semua pihak mulai dari orang tua, guru dan teman teman di SMAN 3 Baubau. Semoga kami bisa menampilkan yang terbaik di Jakarta nanti,” ujar Sufyan, Ade dan Ferlita.

WhatsApp Image 2025 11 16 at 00.23.45 1

Rencananya, tim Film Pendek SMAN 3 Baubau akan mengikuti ajang Final FLS3N bergabung bersama tim lain mewakili Sulawesi Tenggara mulai Tanggal 17 hingga 23 tahun 2025. Tim akan bertolak dari Kendari ke Jakarta pada Senin pagi (17/11/2025). (Red)

Turut disaksikan Tim Monev dari Kemendikdasmen

BAUBAU, GAGASSULTRA – Pelaksanaan kegiatan tes Substantif Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon guru tahun 2025 di SMAN 3 Baubau berjalan lancar. Para peserta mengikuti ujian tanpa hambatan. Suasana Ujian hari ke-3 ini juga disaksikan Tim Monev dari BPPP Kemendikdasmen.

WhatsApp Image 2025 11 14 at 16.10.28

Cindy Amelia, Tim Monitoring dan Evaluasi dari Kemendikdasmen yang turut menyaksikan Pelaksanaan Tes Substantif PPG Calon Guru Hari ketiga ditemui di SMAN 3 Baubau

Cindy Amelia, Tim Monitoring dan Evaluasi dari Kemendikdasmen yang ditemui di SMAN 3 Baubau menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia dari SMAN 3 Baubau. Ia berharap, pelaksanaan kegiatan tes berlangsung dengan baik hingga hari terakhir.

“Sejauh ini, pelaksanaan tes PPG Substantif Calon Guru di SMAN 3 Baubau berjalan dengan baik. Dari lokasi dan fasilitas serta kinerja panitia sudah bagus. Termasuk peserta juga mengikuti tes dengan baik sesuai aturan yang telah ditetapkan,” kata Cindy Amelia Jumat (14/11/2025).

Ia menambahkan, pelaksanaan tes bagi calon Guru ini belum berakhir. Pasalnya, setelah tahap tes Substantif, para calon guru yang dinyatakan lulus akan menjalani tes wawancara. Selanjutnya akan mengikuti pendidikan di Lembaga pendidikan Tinggi sesuai pilihan peserta.

“Jadi masih ada tahapan selanjutnya yang akan dilewati oleh para Calon guru. Sebelumnya tahap administrasi, substantive dan nantinya yang lulus akan melewati tes wawancara,” tambah Cindy.

WhatsApp Image 2025 11 14 at 16.10.28 1

Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd juga menyampaikan terima kasih kepada kemendikdasmen yang telah memberi kepercayaan kepada sekolah yang dipimpinnya untuk menjadi lokasi tes Substantif PPG Calon guru 2025. Apalagi, kegiatan ini sudah berjalan dalam waktu tiga tahun terakhir.

“Kami berterima kasih telah diberi kepercayaan untuk menjadi pelaksana tes Substantif PPG bagi calon guru. Ini sudah tahun ketiga dan sejauh ini semua berjalan dengan baik. Apalagi untuk di Sulawesi Tenggara hanya dua lokasi yang diberi kepercayaan yakni Universitas Halu Oleo dan SMAN 3 Baubau sendiri,” kata La Ode Mustafa.

Dedi Mbolosi, S.Pd selaku proctor dalam kegiatan ini menegaskan, akan selalu siap jika pihaknya masih terus diberi kepercayaan sebagai penyelenggara. Bahkan, akan berupaya mempersiapkan lebih baik lagi.

WhatsApp Image 2025 11 14 at 16.18.03

“Tentunya ini penghargaan yang sangat luar biasa bagi kami. Ke depan kami tetap siap jika diberi kesempatan. Sehingga kami dapat lebih memaksimalkan persiapan,” ujar Dedi Mbolosi.

Alfin dan Winda, peserta Tes Substantif calon guru menilai pelaksanaan tes di SMAN 3 Baubau sangat memuaskan. Selain lokasinya yang nyaman, juga pelayanan pihak panitia sangat baik. Hal ini memberikan kenyamanan dalam menyelesaikan soal soal.

“Lokasinya nyaman, jaringan internetnya sangat baik dan panitia juga melayani dengan baik. Sehingga kami dengan tenang juga menyelesaikan semua soal. Semoga ini juga memberikan harapan bagi kami agar bisa lulus nanti,” kata Alfin dan Winda.

Pelaksanaan tes akan berakhir pada Kamis, 15 November 2025 yang telah dijadwalkan selama 4 hari sejak 12 November 2025. (Red)

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – SMAN 3 Baubau kembali dipercaya sebagai Lokasi Pelaksanaan tes Substantif Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru tahun 2025. Kegiatan tes berlangsung sejak Tanggal 12 hingga 15 November 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen. Sebelumnya para peserta telah melewati tahapan seleksi calon peserta PPG Calon Guru tahun akademik 2025/2026 terdiri dari 3 tahap yakni seleksi administrasi, tes substantif, dan tes wawancara.

WhatsApp Image 2025 11 12 at 12.58.39

Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan sebagai penyelenggara kegiatan ini. Apalagi, SMAN 3 Baubau adalah salah satu Lokasi yang bersama Universitas Halu Oleo Kendari untuk wilayah Sulawesi Tenggara.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementrian Pendidikan yang memberi kepercayaan kepada SMAN 3 Baubau sebagai lokasi Tes Substantif PPG Calon Guru Tahun 2025. Ini menjadi motivasi bagi kami. Tentunya kami tetap bersedia jika masih diberikan kesempatan lagi,” kata La Ode Mustafa Rabu (12/11/2025).

Dedi Mbolosi, S.Pd sebagai Proktor dalam kegiatan ini mengatakan, untuk jumlah peserta yang mengikuti tes substantif di SMAN 3 Baubau tercatat sebanyak 241 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

WhatsApp Image 2025 11 12 at 12.58.40 1

“Kami mencatat ada sekitar 241 peserta yang terdaftar dan kami jadwalkan berlangsung selama 4 hari mulai dari Tanggal 12 hingga 15 November 2025. Setiap hari dibagi menjadi dua gelombang,” kata Dedi Mbolosi.

Dedi Mbolosi menambahkan, Untuk fasilitas yang digunakan yakni memanfaatkan fasilitas laboratorium computer dengan akses internet yang memadai.

Untuk diketahui, SMAN 3 Baubau telah mendapat kepercayaan sebagai Lokasi Pelaksanaan Tes Substantif PPG Calon Guru selama 3 tahun dan telah menyelenggarakan kegiatan tes sebanyak 6 kali. (Red)

Halaman 1 dari 46

Pencarian