
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Ditengah kondisi keterbatasan anggaran atau efisiensi tidak boleh menjadi penghalang bagi Pemerintah Kota Baubau untuk terus melakukan inovasi pembangunan. Demikian diungkapkan
Anggota DPD RI asal Sulawesi Tenggara, Dr. H MZ. Amirul Tamim, M.Si, saat memberikan pemaparannya selaku pemateri pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Baubau Tahun 2027 di aula kantor Wali Kota Baubau, Rabu (08/04/2026).
Dikatakan, jajaran aparatur pemerintah agar tidak hanya terpaku pada angka APBD dalam merancang program. Menurutnya, indikator keberhasilan pembangunan justru terletak pada perhitungan kemampuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Selaku penyelenggara pemerintahan, jangan hanya menghitung APBD, tetapi hitunglah kemampuan masyarakat. Efisiensi bukan alasan untuk tidak berbuat dalam membangun Kota Baubau," tegas Amirul Tamim yang juga mantan Wali Kota Baubau dua periode ini.
Untuk itu, pentingnya desain ruang publik yang strategis, seperti Pantai Kamali, Kotamara, Palagimata, hingga Wantiro. Kawasan-kawasan ini harus dirancang sebagai strategi ruang yang berpihak pada masyarakat.
"Bagaimana menyiapkan Baubau dengan efisiensi? Itu tidak mahal. Tetapkan kawasannya, diskusikan dengan wakil rakyat, dan ingatlah bahwa Baubau adalah calon ibu kota provinsi. Libatkan para teknokrat untuk merancang ini secara matang," jelasnya.
Menurutnya, kondisi hinterland (daerah penyangga) Kota Baubau agar dioptimalkan fungsinya, baik sebagai kawasan pertahanan keamanan maupun kawasan pergudangan. Aksesibilitas juga menjadi poin krusial termasuk percepatan pembangunan jalan lingkar strategis yang menghubungkan Baubau dengan wilayah sekitar, seperti Buton Selatan.
"Akses-akses harus dibuka. Jika kita salah dalam meletakkan dasar pembangunan dan tata ruang hari ini, maka harganya akan dibayar mahal oleh generasi mendatang,"imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Amirul Tamim juga mendorong Pemkot Baubau untuk mengambil langkah strategis dalam memperkuat sektor transportasi udara guna menghubungkan Baubau secara lebih efisien dengan daerah-daerah lain di Indonesia, demi mendukung posisi tawar kota sebagai pusat pertumbuhan di kawasan tersebut.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Baubau Tahun 2027, menjadi momentum krusial dalam menentukan arah masa depan kota di bawah kepemimpinan "Kerja Bersama".
Hal ini diungkapkan Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE saat membuka Musrenbang RKPD Kota Baubau di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (08/04/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Baubau Yusran Fahim menekankan bahwa tahun 2027 merupakan fase krusial karena merupakan tahun pertengahan pelaksanaan RPJMD 2025-2029. Pembangunan ke depan diarahkan untuk menjadi lebih berkelanjutan, inklusif, dan berbasis inovasi.

Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim saat membuka musrenbang RKPD Kota Baubau tahun 2027
Dalam kegiatan ini, Pemkot Baubau menetapkan tema besar untuk tahun 2027, yaitu pengembangan berbagai inovasi pembangunan, mulai dari pemajuan kebudayaan, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi (TI)."Tema ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi komitmen kita membangun kualitas SDM, memperkuat identitas budaya, serta menghadirkan pelayanan publik yang modern dan transparan," ujarnya..
Memasuki tahun ketiga kepemimpinan, Wali Kota Baubau Yusran Fahim mengajak seluruh jajaran untuk melakukan refleksi mendalam. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kondisi fiskal ini memicu langkah strategis berupa Review RPJMD Kota Baubau 2025-2029. Langkah ini diambil agar arah kebijakan daerah tetap selaras dengan kebijakan nasional dan program prioritas Presiden, namun tetap mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
"Kita harus adaptif dan cermat. Setiap rupiah anggaran harus dipastikan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui rasionalisasi kegiatan yang kurang efektif,"ungkapnya.
Wali Kota Baubau menggarisbawahi lima poin utama yang akan menjadi fokus di tahun 2027 yakni pertama pemajuan Kebudayaan dengan menjadikan nilai budaya lokal sebagai identitas sekaligus kekuatan ekonomi. Kedua, Pendidikan dan Kesehatan dengan menjamin akses pelayanan yang merata untuk melahirkan generasi unggul.
Ketiga, pemberdayaan ekonomi berupa penguatan UMKM dan ekonomi kreatif agar pertumbuhan ekonomi dirasakan seluruh lapisan. Keempat, infrastruktur dengan fokus pada konektivitas wilayah dan sarana pendukung pertumbuhan ekonomi. Kelima, tata kelola berbasis TI yakni digitalisasi layanan publik demi pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Menutup sambutannya, Wali Kota Baubau Yusran Fahim mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan mustahil dicapai tanpa sinergi. Pihaknya mengajak dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi."Melalui Musrenbang ini, saya mengajak semua pihak menyampaikan gagasan dan inovasi konstruktif. Kita ingin program yang tersusun benar-benar tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,"tutupnya. (Hasrin Ilmi/Red)
KENDARI, GAGASSULTRA.COM – Bagi warga Kota Kendari yang hobi nongkrong sambil menikmati kopi, kini hadir tempat baru dengan konsep berbeda. Lot & Log Coffee Kendari resmi launching dan mulai beroperasi di kawasan Tapak Kuda Kendari.
Mengusung slogan “Ngopi Santai Sambil Trading”, kafe ini menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung yang ingin bersantai sekaligus mencari peluang tambahan pendapatan melalui aktivitas trading.
Konsep yang dihadirkan menggabungkan suasana tradisional dengan nuansa komunitas yang hangat. Nama “Lot & Log” sendiri merepresentasikan filosofi mencari peluang atau “cuan” di tempat yang sederhana, yakni berbasis konsep kayu dan desain klasik yang nyaman.
Pengelola Lot & Log Coffee Kendari Salam menjelaskan, komunitas trading di kafe ini aktif setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 00.00 WITA, dengan waktu operasional yang lebih fleksibel pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.
“Di sini pengunjung tidak hanya sekadar ngopi, tapi juga bisa berdiskusi, belajar, hingga praktik trading bersama komunitas,” ujarnya.
Selain menghadirkan konsep unik, Lot & Log Coffee Kendari juga akan dilengkapi dengan hiburan live music untuk menambah kenyamanan dan suasana santai bagi para pengunjung.
Dari sisi kuliner, kafe ini menyediakan berbagai menu, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat dengan cita rasa khas daerah yang siap memanjakan lidah pelanggan.
Kehadiran Lot & Log Coffee Kendari diharapkan dapat menjadi alternatif tempat nongkrong baru di Kota Kendari, khususnya bagi generasi muda yang ingin menggabungkan gaya hidup santai dengan aktivitas produktif.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Kota Baubau secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Baubau, Senin (06/04/2026).
Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc mewakili Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD atas sinergi yang harmonis antara legislatif dan eksekutif. "Dukungan dan kerjasama ini menjadi kunci berjalannya roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Baubau sepanjang tahun 2025 dengan baik," ujarnya.
Menurutnya, sepanjang tahun 2025, struktur APBD Kota Baubau menunjukkan kinerja yang stabil. Pada Pendapatan Daerah terealisasi sebesar Rp 873,27 miliar atau mencapai 97,29% dari target Rp 897,51 miliar. Pencapaian ini didukung oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat baik, yakni terealisasi Rp 140,98 miliar (99,28%).

Suasana sidang paripurna DPRD Kota Baubau dengan agenda penyampaian LKPJ tahun 2025
Kemudian, untuk belanja daerah dari anggaran sebesar Rp 917,95 miliar, Pemerintah Kota berhasil merealisasikan Rp 827,59 miliar (90,15%). Sedangkan untuk pembiayaan netto terealisasi sebesar Rp 20,44 miliar atau mencapai target 100%.
Dikatakan, sejalan dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, tema pembangunan tahun 2025 berfokus pada Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan yang Berdaya Saing. Pemkot Baubau memprioritaskan penguatan kualitas SDM aparatur sebagai fondasi utama pembangunan. "SDM menjadi pondasi untuk menunjang tahap pembangunan selanjutnya. Kami fokus pada peningkatan akses layanan pendidikan, pemerataan kualitas kesehatan, serta transformasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE),"katanya.
Saat ini Pemkot Baubau mencatatkan sejumlah keberhasilan pada indikator makro ekonomi dan sosial, di antaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat dari 79,61 poin menjadi 80,29 poin. Kemudian, angka Kemiskinan mengalami penurunan signifikan dari 7,40% menjadi 6,83%. Demikian pula dengan angka pengangguran yang mengalami penurunan menjadi 3,95%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi mengalami pertumbuhan sebesar 4,48%.Serta reformasi birokrasi meningkat drastis dari 56,66% menjadi 67,99%.
Meski mencatat banyak keberhasilan, Pemkot Baubau ungkap Wa Ode Hamsinah Bolu juga mencatat beberapa tantangan, seperti penurunan Indeks Persepsi Anti Korupsi dan kenaikan angka kriminalitas yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan.
Wakil Wali Kota Baubau berharap dokumen LKPJ tersebut dapat ditelaah secara mendalam oleh anggota dewan. Rekomendasi, pandangan, dan saran dari DPRD dipandang sebagai catatan penting untuk perbaikan kinerja pemerintah di masa mendatang."Semua yang kita lakukan dilandasi semangat dan niat tulus untuk terus bekerja demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kota Baubau ke depan," pungkasnya.
Rapat paripurna DPRD Kota Baubau tentang LKPJ tahun 2025 dipimpin langsung Ketua Ardin Jufri dan hadiri wakil ketua Batas Arti Prawira, Adriansyah Farmin, Anggota DPRD dan pimpinan OPD Kota Baubau. (Hasrin Ilmi/Red)
KENDARI,GAGASSULTRA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi terbentuk. Pembentukan ini disahkan melalui rapat pleno PWI Sultra yang digelar di Sekretariat PWI Sultra, Selasa (07/04/2026).
PWI Kolaka Timur ditetapkan berdasarkan surat keputusan PWI Sultra usai dilaksanakan rapat pleno pengesahan yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sultra Sarjono didampingi Sekretaris PWI Sultra Mahdar Tayong, Ketua Dewan Kehormatan Rudy Iskandar serta Wakil Ketua Bidang Organisasi Atto Riyadi.
Selain itu, rapat pleno tersebut juga dihadiri oleh pengurus PWI Kabupaten Kolaka, pengurus PWI Konawe, pengurus Konawe Selatan serta beberapa pengurus PWI Sultra.
Rapat pleno tersebut menetapkan Dekri Adriadi sebagai Ketua, Marsidin Sekretaris dan Hasrianti selaku Bendahara PWI Kolaka Timur dengan masa jabatan 2026-2029.
Ketua PWI Sultra Sarjono menyatakan bahwa pembentukan PWI Kolaka Timur merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi profesi wartawan di tingkat daerah.
"Pembentukan PWI Kolaka Timur merupakan bagian dari penguatan organisasi profesi di daerah. Sehingga ini sangat penting," jelas Sarjono.
Dikatakan, kehadiran PWI Kolaka Timur diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan profesionalisme jurnalis, serta memperluas peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui kerja-kerja jurnalistik yang beretika dan bertanggung jawab.
Dengan disahkannya kepengurusan tersebut, PWI Kolaka Timur diharapkan segera menjalankan program kerja organisasi serta memperkuat koordinasi dengan PWI provinsi maupun kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tenggara.
Pembentukan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan organisasi PWI di wilayah Sulawesi Tenggara, sekaligus menjawab kebutuhan akan wadah profesi wartawan di Kabupaten Kolaka Timur.(Hasrin Ilmi/Red)
- Turnamen Sepak Bola Usia Dini Se-Sultra di Kolaka
KOLAKA,GAGASSULTRA.COM – Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) CISC Kendari kembali membuktikan tajinya sebagai salah satu lumbung talenta pesepak bola muda terbaik di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tampil dominan sepanjang kompetisi, tim berjuluk "Biru Biru" ini berhasil keluar sebagai juara pertama untuk kategori U12 dalam turnamen sepak bola usia dini yang digelar di Pomala, Kabupaten Kolaka, Minggu (05/04/2026).
CISC Kendari sejak awal kompetisi di babak penyisihan grup menunjukan dominasinya dengan permainan kolektif rapi dan menyerang hingga menembus final.
Di partai final yang berlangsung sengit, CISC Kendari awalnya mengimbangi permainan tim lawan dari SSB AS10 Konawe dengan skor imbang 1-1. Setelah melewati waktu normal dilanjutkan dengan adu penalti. Dalam Adu Pinalti dan Tim Cisc Kendari berhasil menumbangkan tim lawan dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini disambut haru oleh para orang tua pemain dan jajaran manajemen yang hadir langsung memberikan dukungan di pinggir lapangan.
Pelatih SSB Cisc Kendari, Fendi menyatakan, prestasi ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari latihan keras yang konsisten.
"Gelar juara ini adalah kado untuk kerja keras dan konsistensi anak-anak selama latihan di Kendari. Di usia dini, yang terpenting bukan hanya menang, tapi bagaimana mereka bermain dengan disiplin, sportif, dan menikmati pertandingan," ungkapnya.
Lebih lanjut Fendi menjelaskan keberhasilan ini tak terlepas dari dukungan para orangtua yang sejak awal selalu mendampingi baik di sesi latihan maupun turnamen.
"Ini juga tak terlepas dari dukungan orangtua yang selalu mengawal untuk memberi support pada anak mereka hingga Cisc Kendari bisa memberikan yang terbaik," tutupnya.
Selain menyabet gelar juara satu untuk kategori U12, Cisc Kendari juga membawa Tim nya sebagai juara 3 dalam kategori U10, serta penghargaan kepada Pemain terbaik (The Best Player) atas nama Khalil Al Ghifari dan Kiper terbaik diraih oleh Muhammad Rafi Sulaiman.
Kemenangan di Kolaka ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pemain muda di Kendari terlebih sang juara akan melanjutkan pertandingannya di Event Nasional yang rencananya digelar di Sulawesi Selatan.
Turnamen di Kolaka ini sendiri diikuti oleh puluhan tim SSB dari berbagai kabupaten/kota di Sultra, menjadikannya salah satu barometer penting perkembangan sepak bola usia dini di Bumi Anoa. CISC Kendari pun optimis dapat terus menyumbangkan bibit-bibit unggul untuk kemajuan sepak bola Sultra di kancah nasional.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Untuk menjaga momentum pembangunan dan ekonomi Kota Baubau kolaborasi lintas sektor sangatlah penting. Demikian disampaikan Wali Kota Baubau, H.Yusran Rahim, SE usai memimpin rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna membahas isu-isu strategis terkini di lokasi monumen Oputa Yi Koo di Kotamara Minggu pagi (05/04/2026).
Dikatakan, agenda utama pertemuan dengan Forkompinda adalah penguatan keamanan dan akselerasi perekonomian. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan pondasi utama agar roda ekonomi dapat berputar maksimal.
"Yang kita bahas tadi adalah soal keamanan dan perekonomian Kota Baubau ke depannya. Pertemuan seperti ini akan terus kita gaungkan secara rutin karena banyak masukan penting yang kita peroleh untuk menjadi bahan pertimbangan kebijakan," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, untuk memastikan ketertiban masyarakat tetap terjaga, pentingnya pengawasan di titik-titik rawan. Selain itu, sinkronisasi persepsi antar instansi diperlukan agar pembangunan di sektor pariwisata dapat berjalan beriringan dengan aspek keamanan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Baubau Yusran Fahim menyampaikan perkembangan terkait manajemen aset daerah dimana proses pengalihan aset dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke Pemerintah Kota Baubau menunjukkan progres signifikan.
Dan dalam progres terbaru yakni sebagian besar daftar aset telah dikonfirmasi oleh pihak Provinsi Sultra sekitar dua minggu lalu. Sedangkan untuk target penyerahan sisa aset lainnya diprediksi akan rampung proses administrasinya pada bulan ini.
Menanggapi kesiapan Pemkot dalam mengelola aset-aset tersebut, Wali Kota Baubau menyatakan optimismenya. Pihaknya menilai pengelolaan aset Provinsi di wilayah Baubau tidak akan menemui kendala berarti."Saya kira tidak terlalu susah. Yang penting kita tata sedikit saja sudah bisa langsung dikelola dengan baik," tutupnya.
Dengan adanya penyerahan aset ini, diharapkan Pemkot Baubau memiliki ruang lebih luas untuk melakukan pengembangan infrastruktur dan fasilitas publik demi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, turut hadir dalam pertemuan Forkopimda adalah Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, Ketua DPRD Kota Baubau Ardin Jufri, ST, Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat, SIK, MH, yang mewakili Dandim 1413 Buton, yang mewakili Kajari Baubau, Danposal Baubau Kapten Marinir Catur Suryo M, S.Sos, Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam, S.Sos, M.Si, Asisten II Setda Kota Baubau Dr Dahrul Dahlan dan Kepala Kesbangpol Kita Baubau Aliman, SE.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim,SE menunjukkan komitmen serius dalam memperluas akses transportasi udara bagi masyarakat Kota Baubau.
Untuk mewujudkan ini, Pemerintah Kota Baubau menjajaki kerjasama dengan Garuda Indonesia Group dengan menggelar audiensi strategis bersama pimpinan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk wilayah operasional Kendari, selasa (31/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si, serta Staf Khusus Wali Kota Baubau, Dr. Sunaryo Mulyo, MT.
Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim mengatakan, audiensi dilakukan sebagai langkah responsif pemerintah daerah terhadap melonjaknya kebutuhan angkutan udara di Kota Baubau. Pihaknya melihat adanya peluang besar bagi Citilink, yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Group, untuk mengisi ruang layanan penerbangan di Bandara Betoambari.
"Kami melihat mobilitas masyarakat semakin tinggi, baik untuk urusan bisnis, pendidikan, maupun pariwisata. Oleh karena itu, kehadiran maskapai dengan reputasi baik seperti Citilink sangat dibutuhkan untuk menambah pilihan rute dan frekuensi penerbangan," ujarnya.
Dikatakan, fokus utama dalam pembahasan tersebut adalah pembukaan rute Baubau – Makassar (PP) yang selama ini menjadi jalur utama distribusi dan transportasi masyarakat Buton. Namun, Pemerintah Kota Baubau juga melontarkan wacana yang lebih ambisius, yakni pembukaan rute langsung (direct flight) Jakarta – Baubau.
Untuk itu, Pihaknya berharap adanya rute langsung dari ibu kota negara di dapat memangkas waktu tempuh dan biaya perjalanan bagi investor dan wisatawan. Kemudian, meningkatkan perputaran ekonomi daerah melalui kemudahan logistik serta memperkuat posisi Baubau sebagai hub transportasi di wilayah Kepulauan Buton.
”Pemerintah Kota Baubau siap memberikan dukungan data dan koordinasi teknis terkait kesiapan fasilitas bandara guna memastikan operasional maskapai berjalan lancar,”ungkapnya.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini berharap, dengan pertemuan tersebut menjadi titik terang bagi bangkitnya sektor transportasi udara di Kota Baubau yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim, SE menegaskan dan mengingatkan pesan Presint RI, keterbatasan anggaran bukan berarti menghentikan produktivitas. Menurutnya, inovasi dan dedikasi tetap bisa dijalankan meski dengan sumber daya yang terbatas.
Hal ini disampaikan saat memimpin apel pagi gabungan lingkup Pemerintah Kota Baubau yang dirangkaikan dengan acara Halal bi halal pasca hari raya Idul Fitri 1447 H , Senin (30/03/2026) di halaman kantor Wali Kota Baubau Palagimata.
Dalam arahannya, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE mengakui, kondisi saat ini sedang tidak menentu, bahkan sempat mengharuskan penyesuaian pola kerja. Namun, di tengah situasi sulit tidak boleh menjadi alasan untuk mengendorkan semangat melayani. Untuk itu, pentingnya semangat gotong royong dan profesionalisme ASN di tengah kondisi daerah dan nasional yang sedang menghadapi berbagai tantangan.
"Kondisi daerah dan negara kita sedang dalam keadaan yang kurang baik dengan banyaknya kecemasan. Namun, saya berharap hal ini tidak menurunkan semangat kita untuk bekerja dan melayani masyarakat. Pelayanan adalah janji kita kepada rakyat, dan itu harus kita tunaikan," tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan, memasuki masa Triwulan II, Wali Kota Baubau Yusran Fahim memotivasi kepada sejumlah instansi yang dinilai masih belum bergerak maksimal dan segera melakukan langkah-langkah strategis diantaranya segera melakukan upaya percepatan agar target Triwulan II tercapai tepat waktu.
Kemudian, mengingat banyaknya hari libur ke depan, ASN diminta tidak menunda pekerjaan dan menganggap waktu masih panjang. Serta memastikan tidak ada hak-hak masyarakat yang terpotong akibat kelalaian administratif atau lambatnya kinerja birokrasi.
Pada kesempatan apel pagi yang dirangkaikan halal bi halal tersebut, Wali Kota Baubau mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Idul fitri dan Halal bi halal sebagai titik awal yang baik untuk memperbaiki etos kerja.
"Kita baru saja menyelesaikan ibadah puasa. Semoga di hari yang baik ini, kita bisa memulai kembali pekerjaan dengan niat yang baik. Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin," pungkasnya.
Sementara itu, suasana apel pagi berlangsung khidmat dan ditutup dengan saling bersalam-salaman antar pegawai sebagai simbol mempererat silaturahmi untuk memperkuat sinergi dalam membangun Kota Baubau.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Ritual adat Kasambu-Sambu yang menjadi salah satu warisan leluhur masyarakat Kelurahan Kolese Kecamatan Lea Lea Kota Baubau hingga kini tersebar terjaga. Pesta adat yang digelar setiap tahun paska pelaksanaan Idul Fitri ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Baubau.
Acara yang sarat akan nilai spiritual dan sosial ini dihadiri Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam, S.Sos, M.Si mewakili Wali Kota Baubau memberikan apresiasi mendalam atas teguhnya masyarakat dalam menjaga identitas budaya di tengah gempuran modernisasi.
Dalam sambutannya, Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam mengatakan, Pemerintah Kota Baubau merasa bangga melihat masyarakat Kolese yang konsisten merawat warisan leluhur. Menurutnya, Kasambu-sambu bukan sekadar ritual makan bersama, melainkan simbol penguatan karakter masyarakat Buton.
"Tradisi ini mengandung nilai Pooma-maasiaka (saling menyayangi), Pangkat ngkataka (saling menyegani), dan Pomae-maeaka (saling menjaga harga diri). Di sini, kita duduk setara dalam balutan adat Pobinci-binci Kuli, tanpa sekat antara pemerintah dan rakyat,"katanya.
Selain aspek sakral, kata Darus Salam, pihaknya melihat potensi besar di Kecamatan Lea-Lea, khususnya Kelurahan Kolese, untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya. Oleh sebab itu diharapkan ritual adat seperti Kasambu-sambu dapat dikemas secara profesional untuk menarik wisatawan sehingga mampu mendongkrak ekonomi lokal tanpa sedikitpun mengurangi kesakralan ritual tersebut.
Di hadapan warga yang memadati lokasi acara, La Ode Darussalam secara khusus menitipkan pesan kepada para pemuda bahwa generasi muda adalah "penjaga benteng budaya" yang memegang kunci keberlangsungan identitas Buton di masa depan.
"Jangan biarkan identitas kita luntur. Kenali tradisimu, banggalah dengan bahasamu, dan lestarikan adatmu," tegasnya menutup sambutan yang diiringi doa agar seluruh masyarakat Baubau senantiasa dilimpahi keberkahan dan kemakmuran.
Tradisi budaya Kasambu-Sambu ini juga dihadiri pejabat OPD, anggota DPRD Baubau, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda yang larut dalam suasana silaturrahim dan kebersamaan. (Hasrin Ilmi/Red)