JAKARTA, GAGASSULTRA.COM-Lukman Abunawas - La Ode Ida (LA-IDA) pasangan bakal calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, 24 November 2024.
Kepastian dukungan tersebut setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP resmi mengumumkan daftar 13 bakal calon gubernur (cagub) dan cawagub yang diusung di Pilkada 2024.
Surat rekomendasi diberikan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di kantor pusat partai, Jalan Diponegoro 58, Jakarta, Rabu (14/8).
Dikutip dari CNN Indonesia, selain provinsi, Megawati juga mengumumkan daftar 293 kepala daerah di tingkat kabupaten kota. Jika ditotal, surat rekomendasi yang diberikan PDIP untuk pengumuman gelombang pertama mencapai 305 daerah.
Hingga pembukaan masa pendaftaran kepala daerah di KPU, PDIP akan mengumumkan daftar kepala daerah yang akan mereka usung pada gelombang berikutnya.
Berikut daftar 13 bakal cagub dan cawagub yang diusung PDIP:
1. Provinsi Aceh, Muzakir Manaf.
2. Sumatera Utara, Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Edy Ramayadi.
3. Riau, Abdul Wahid dan SF Herianto.
4. Bengkulu, Helmi Hasan dan Mian.
5. Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Musyafirin.
6. Sulawesi Utara, Steven Kandouw.
7. Kalimantan Tengah, Nadalsyah Koyem dan Sigit Yunianto.
8. Kalimantan Timur, Isran Noor dan Hadi Mulyadi.
9. Sulawesi Selatan, Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto dan Azhar Arsyad.
10. Sulawesi Tenggara, Lukman Abu Nawas dan Laude Ida.
11. Papua Barat/Bapua Barat Daya, Letjen TNI Purnawirawan Yopi Ones dan Ibrahim Ugaje.
12. Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura dan Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Agusto.
13. Maluku, Letjen Jenderal TNI Purnawirawan Jeffrey A. Rahawarin dan Abdul Mukti Keliobas.(Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM-Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Baubau, H Yusran Fahim-Wa Ode Hamsina Bolu mantap menuju Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Wali Kota Baubau, 27 November 2024.
Pasangan ini resmi mendapatkan rekomendasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam bentuk B1KWK partai sebagai salah satu kendaraannya bertarung di Pilkada.
Hal ini disampaikan Sekretaris PPP Kota Baubau, Khairil Abdi kepada media ini, senin (12/08/2024) melalui telpon selulernya.
Dikatakan, untuk rekomendasi format B1KWK dari PPP untuk pasangan H Yusran Fahim-Wa Ode Hamsina Bolu sudah diterima langsung oleh Pak Haji (H Yusran Fahim-red) di DPP PPP yang ditandatangani langsung Ketua Umum dan Sekjen.
"B1KWK dari PPP sudah diterima oleh pasangan H Yusran Fahim-Wa Ode Hamsina Bolu untuk Pilkada Walikota Baubau, 27 November 2024,"ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, untuk memenuhi 25 persen usulan partai, saat ini pihaknya masih menunggu B1KWK dari partai pendukung. Pasalnya, PPP dalam perolehan kusri di Pilcaleg 2024 berhasil meraih tiga kursi.
"Insyaallah untuk partai pendukung lainnya dalam waktu dekat sudah keluar,"tutupnya. (Rin)
KENDARI,GAGASSULTRA.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi terbentuk. Keputusan pembentukan PWI Kabupaten Konawe ini diambil dalam rapat pleno pengurus PWI Sultra yang dipimpin langsung Ketua PWI Sultra, Sarjono, Minggu malam (11/08/2024) di sekretariat PWI Sultra.
Komposisi kepengurusan PWI Konawe ini, Andriansyah Siregar (Ketua), Jaspin (Sekertaris) dan Ilfa (Bendahara). Usulan pembentukan PWI Konawe yang digagas oleh belasan wartawan yang sehari - harinya bertugas di Konawe. Selanjutnya, diajukan ke pengurus provinsi dan diproses sesuai ketentuan PD/PRT PWI, dan secara resmi diputuskan melalui forum pleno pengurus PWI Provinsi.
Ketua PWI Sultra, Sarjono saat memimpin rapat pleno mengucapkan selamat atas terbentuknya pengurus PWI di Kabupaten Konawe, "Selamat bagi teman - teman, PWI Kabupaten Konawe sudah resmi terbentuk melalui rapat pleno ini." Ujarnya sembari mengetuk palu sidang rapat pleno.
"Kedepannya Agar PWI Konawe makin bagus, makin bisa meyakinkan publik bahwa PWI itu adalah tinggal digarda terdepan untuk menegakkan kebebasan Pers, Pers yang terhormat, dan Pers yang bermartabat." Ujarnya.
Pria yang akrab disapa kopral Jono ini kembali mengingatkan rambu - rambu yang menjadi pedoman wartawan menjalankan profesinya, "Tentunya dalam melaksanakan prosesi ini berlandaskan pada UU Pers no 40 tahun 1999 dan Kode etik jurnalistik serta pedoman perilaku kewartawanan." Pungkasnya.
Dikesempatan tersebut, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sultra, H. Atto Raidy mengatakan pasca pleno ini Pengurus PWI Konawe yang sudah terbentuk bisa segera action, "Harapan saya setelah disahkan malam ini, teman - teman PWI di Konawe segera menyusun rencana pengukuhan yang menjadi agenda utama selanjutnya." ujarnya.
"Struktur organisasi dan kepengurusan di sana (Konawe.red) juga semakin diperkuat dan diperkokoh, dengan semangat kebersamaan dalam berorganisasi." Tambahnya.
Dirinya juga berharap agar Pemerintah Daerah dan Stake Holder di Konawe dapat memberikan dukungannya bagi PWI Konawe yang baru terbentuk ini, "Harapan kepada pemerintah daerah serta Stake Holder dapat memberikan dukungan penuh kepada PWI Kabupaten Konawe yang baru saja disahkan malam ini." Pungkasnya.(Red)
- Mustari dan Yusran Fahim Menyusul
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM-Lembaga Survei Media Track dan Strategi melakukan survei terhadap beberapa nama Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Baubau tahun 2024. Survei dilaksanakan selama enam hari dimulai pada tanggal 1 Agustus hingga 6 Agustus 2024.
Direktur Lembaga Survei Media Track dan Strategi Wimbo Widiantoro mengatakan, jika pihaknya melakukan survei dengan melibatkan sebanyak 440 orang responden yang tersebar di seluruh Kota Baubau.
" Jumlah reaponden 440 orang yang berusia 17 keatas, sudah menikah dn punya hak pilih di Kota Baubau. Wawancara dilakukan dengan tatap muka dengan emnggunakan e-kuisioner dengan margin error kurang lebih 4,8%," ujarnya saat melakukan konfrensi pers di depan awak media, Jumat (10/08/2024).
Dikatakan, dari beberapa nama yang diberikan kepada koresponden, untuk tingkat pengenalan, La Ode Ahmad Monianse menduduki peringkat pertama, disusul Mustari, Wa Ode Maasra Manarfa, Yusran Fahim, Yulia Rahman Umar Samiun, Hamsina Bolu, Yasin, Nur Ari Raharja, Muhamad Ridwan, Zahari, H. Sudin, Arifudin, Ida Fitri Halili dan Darlis.
" Untuk tingkat pengenalan, peringkat pertama diduduki oleh La Ode Ahmad Monianse sebnyak 89,5%. Kedua Mustari sebanyak 82,5%, Maasra Manarfa 74,8%, Yusran Fahim 69,5%, Yulia Rahman Umar Samiun 68,6%," ujarnya.
Sementara untuk uji dukungan bakal calon Walikota Baubau, Yulia Rahman Umar Samiun menduduki peringkat pertama sebesar 21,6%, urutan kedua La Ode Mustari sebesar 20,5%, Yusran Fahim 16,6%, La Ode Ahmad Monianse sebesar 15,9%, Nur Ari Raharja 7,7%, Maasra Manarfa dan Arifudin sebesar 2,0% . " Sementara untuk koresponden yang menjawab Tidak tau atau tidak jawab sebesar 9,5 %," ucapnya.
Lanjut, Wimbo Widiantoro berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya, kemungkinan berubahnya pilihan masyarakat hingga pemilihan pada tanggal 27 November 2024 nanti sebesar 41%, sedangkan kemungkinan untuk tidak berubahnya pilihan masyarakat sebesar 53%, dan 6% persennya tidak menjawab atau tidak tahu.
" Persentase kemungkinan berubahnya pilihan masyarakat cukup tinggi diwaktu masa tenang atau tiga hari menjelang pemilihan yakni, sebesar 15,2%," tutupnya.(Red/Tio)
KENDARI,GAGASSULTRA.COM-Predikat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagaai daerah dengan predikat terbaik mempertahankan inflasi daerah menjadi tanatangan tersendiri bagi Organisasi Perangkat daerah (OPD) terkait. Salah satunya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sultra.
Plt Kepala Dinas Perindag Sultra, Dr.La Ode Fitrah Arsyad,SE,M.Si kepada media ini saat ditemui di kantornya, kamis (08/08/2024) mengatakan, terkait inflasi khususnya dari Dinas Perindag Sultra khususnya bidang perdagangan dalam negeri akan tetap melakukan langkah-langkah konkrit untuk tetap menekan angka inflasi.
"Saat ini inflasi di Sultra sebesar 1,73 dan merupakan satu prestasi yang mampu menekan inflasi sampai pada titik ini (1,73-red),"katanya.
Namun demikian, kata Fitrah, untuk menjaga kestabilan ini tidak akan mudah. Pasalnya, akan ada fluktuatif harga barang yang harus dijaga bersama agar masyarakat bisa menjangkaunya.
Lebih lanjut dikatakan, kedepannya sambil melihat perkembangan inflasi. Apabila ada barang pokok masyarakat yang mengalami harga yang fluktuatif, pihaknya akan melakukan interfensi pasar. Salah satunya dengan melakukan pemantauan pasar setiap hari.
Salah satu produk kebutuhan pokok warga yang dijual di Pasar Murah di halaman Kantor Dinas Perindag Sultra
"Memang sudah tugas utama dari bidang perdagangan dalam negeri yang mana output dari pemantaun tersebut akan kita kirimkan di Kementrian sebagai dasar penentuan IHK untuk Kota Kendari,"terangnya.
Selanjutnya, jika ada komoditi yang tiba-tiba mengalami lonjakan harga, maka pihaknya akan melakukan interfensi dengan melaksanakan operasi pasar terhadap komoditi tersebut seperti gula pasir dan minyak goreng atau komoditi lainnya.
"Seperti yang kami lakukan sebelumnya seperti gas elpiji 3 kg yang mengalami kenaikan di kota lain. Dan Alhamdulilah di Kota Kendari hatganya masih stabil,"ungkapnya.
Sedangkan langkah terakhir dengan melaksanakan pasar murah. Namun lokasi dan tempatnya akan dipantau lebih lanjut yang melihat nilai IHK kabupaten/kota yang ada di Sulta.
"Misalnya, nilai IHK di Kabupaten Butur tinggi maka akan kita lakukan pasar murah disana. Yang jelas akan kita tetap pantau nilai IHK setiap Kabupaten/Kota yang ada,"tutupnya. (RIN)
JAKARTA,GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) dibawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Andap Budhi Revianto, meraih penghargaan _Universal Health Coverage_ (UHC) kategori "Utama".
Penganugerahan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin pada acara penyerahan penghargaan UHC yang diselenggarakan di The Krakatau Grand Ballroom TMII Jakarta, Kamis (08/08/24).
Pemerintah Provinsi beserta seluruh jajaran pada 17 Kabupaten/Kota se-Sultra, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, stakeholder dan para pihak terkait dinilai berhasil dalam capaian Cakupan Kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencapai angka 100%.
"Penghargaan UHC ini merupakan wujud apresiasi dari pemerintah pusat terhadap komitmen pemerintah daerah yang cakupan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah melebihi target RPJMN sebesar 95%," kata Menko PMK dalam sambutannya.
"Selamat kepada Bapak/Ibu Gubernur, Bupati/Walikota yang telah menerima penghargaan UHC award tahun 2024. Tentunya pencapaian ini menjadi _benchmark_ bagi daerah lain yang ingin mewujudkan UHC. Bagi Pemda yang telah menerima penghargaan ini, kami berharap untuk lebih tingkatkan kepesertaan hingga akhirnya terwujudnya UHC pada seluruh daerah di Indonesia," harapnya.
Kegiatan dilanjutkan, dengan penyerahan penghargaan UHC award kategori utama kepada Pemerintah Daerah terpilih.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI menyampaikan, "Penghargaan UHC ini kami berikan sebagai apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh pihak untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia."
Wakil Presiden mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan cakupan peserta JKN sehingga melebihi target yang telah ditentukan. Ini adalah bukti nyata komitmen dan kerja keras yang patut dicontoh,” ujarnya.
Dalam arahannya, Wakil Presiden RI mendorong agar cakupan kesehatan diperluas hingga 100% dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan menggunakan pendekatan yang efektif serta solutif bagi masyarakat yang belum melaksanakan kewajiban iuran.
"Pastikan adanya monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan untuk menjamin keberlanjutan dan peningkatan kualitas pelayanan," tegasnya.
"Dorong ketepatan waktu iuran subsidi pembayaran agar manfaatnya dapat dirasakan bagi Saudara-Saudara kita yang membutuhkan," tambahnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2023 lalu, Sultra pernah menerima penghargaan UHC namun belum masuk dalam kategori utama.
Akhirnya, pada tahun 2024 ini, Sultra berhasil masuk dalam Kategori Utama dengan cakupan peserta per 1 Agustus mencapai 2.849.818 jiwa atau 100%, yang merupakan hasil lebih dari target RPJMN yang telah ditentukan sebesar 95%.
Pada kesempatan yang sama, Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas penghargaan yang telah diterima.
"Alhamdullilah, Sultra kembali menorehkan prestasi, penghargaan ini adalah hasil kolaborasi yang baik antara Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dan BPJS kesehatan cabang Sultra," ujar Andap.
Andap mengungkapkan bahwa kedepan, Pemerintah Daerah beserta seluruh pihak terkait akan melangkah bersama untuk mewujudkan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil, dan bermutu.
"Tidak ada artinya, apabila masyarakat tidak mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, cepat dan setara. Utamanya bagi masyarakat pada daerah 3T ( tertinggal, terluar dan terpencil ), bukan hanya masyarakat yang tinggal di perkotaan saja," tegas Andap.
"Dengan bergotong royong, Insya Allah semua akan terwujud, semoga Allah SWT meridhoi semua ikhtiar yang kita lakukan," tutupnya.(Red)
- Gandeng Darma Wanita Persatuan Sultra
KENDARI,GAGASSULTRA.COM-Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-79 banyak cara dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengisinya. Seperti yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sultra dengan menggelar pasar murah.
Kegiatan yang digelar di halaman kantor Perindag Sultra, kamis (08/08/2024), Dinas Perindag Sultra menggandeng Dharma Wanita Persatuan Sultra dan dihadiri langsung Ketuanya, Dra.Hj Wa Ode Munanah Asrun Lio.
Plt Kepala Dinas Perindag Sultra, Dr.La Ode Muh.Fitrah Arsyad,SE,M.Si usai kegiatan mengatakan, kegiatan pasar murah yang digelar di halaman kantor Dinas Perindag merupakan bagian dari kegiatan peringatan HUT RI ke-79.
"Ini bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-79, termasuk juga ada lomba-lomba yang melibatkan seluruh pegawai,"kata Fitrah.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Sultra, Dra Hj Wa Ode Munanah Asrun Lio (Kedua kiri) saat menghadiri Pasar Murah yang dilaksanakan Dinas Perindag Sultra
Selain itu, pelaksanaan pasar murah ini dilaksanakan bertujuan untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat. Semoga dengan kegiatan pasar murah ini bisa membantu masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhannya dengan harga murah dan terjangkau.
"Tujuannya bisa membantu masyarakat mendapatkan kbeutuhan pokok dengan harga murah dan terjangkau,"ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindag Sultra, Monasman menambahkan, kegiatan pasar murah kali ini pihaknya menggandeng Dharma wanita Persatuan Sultra.
"Jadi kegiatannya tadi dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Sultra, Dra Hj Wa Ode Munana Asrun Lio,"tambahnya.
Sedangkan, pasar murah tersebut menghadirkan sejumlah distributor kebutuhan pokok yang menjadi mitra Dinas Perindag Sultra termasuk Perum Bulog Sultra. (RIN)
- Gandeng Darma Wanita Persatuan Sultra
KENDARI,GAGASSULTRA.COM-Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-79 banyak cara dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengisinya. Seperti yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sultra dengan menggelar pasar murah.
Kegiatan yang digelar di halaman kantor Perindag Sultra, kamis (08/08/2024), Dinas Perindag Sultra menggandeng Dharma Wanita Persatuan Sultra dan dihadiri langsung Ketuanya, Dra.Hj Wa Ode Munana Asrun Lio.
Plt Kepala Dinas Perindag Sultra, Dr.La Ode Muh.Fitrah Arsyad,SE,M.Si usai kegiatan mengatakan, kegiatan pasar murah yang digelar di halaman kantor Dinas Perindag merupakan bagian dari kegiatan peringatan HUT RI ke-79.
"Ini bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-79, termasuk juga ada lomba-lomba yang melibatkan seluruh pegawai,"kata Fitrah.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Sultra, Dra Hj Wa Ode Munana Asrun Lio (Kedua kiri) saat menghadiri Pasar Murah yang dilaksanakan Dinas Perindag Sultra
Selain itu, pelaksanaan pasar murah ini dilaksanakan bertujuan untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat. Semoga dengan kegiatan pasar murah ini bisa membantu masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhannya dengan harga murah dan terjangkau.
"Tujuannya bisa membantu masyarakat mendapatkan kbeutuhan pokok dengan harga murah dan terjangkau,"ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindag Sultra, Monasman menambahkan, kegiatan pasar murah kali ini pihaknya menggandeng Dharma wanita Persatuan Sultra.
"Jadi kegiatannya tadi dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Sultra, Dra Hj Wa Ode Munana Asrun Lio,"tambahnya.
Sedangkan, pasar murah tersebut menghadirkan sejumlah distributor kebutuhan pokok yang menjadi mitra Dinas Perindag Sultra termasuk Perum Bulog Sultra. (RIN)
KENDARI,GAGASSULTRA.COM-Dalang rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-79, DInas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan pekan olahraga dan seni (Poreseni). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, di halaman Kantor Distanak Sultra,Rabu (07/08/24).
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Kadistanak) Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya pada kesempatan tersebut mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan inisiasi seluruh Pegawai. Dirinya juga melaporkan bahwa kegiatan ini tidak akan menggangu pelayanan kepada publik karena di laksanakn diluar jam kerja.
Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto didampingi Sekda, Asrun Lio dan Kadistanak, LM Rusdin Jaya saat menyalami peserta Porseni
Pj Gubernur Andap secara resmi membuka kegiatan dimaksud. “Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, pada hari ini, Rabu, tanggal 7 Agustus 2024, pukul 07.30 WITA, Pekan Olah Raga dan Seni lingkup Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka HUT RI ke-79 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.
Pj Gubernur Andap Budhi Revianto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa peringatan HUT RI ke-79 adalah momentum penting untuk merayakan kemerdekaan dan mengenang kembali pengorbanan para Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.
"Apresiasi dan terima kasih Pak Rusdin dan seluruh pegawai yang telah menginisiasi kegiatan ini. Tadi kita dengar bersama bahwa Porseni ini merupakan kepedulian Pegawai untuk memeriahkan HUT RI ke-79,"ungkapnya.
"Ada adagium health is not everything, without health everything is nothing. Jadi kita harus terus menjaga kesehatan, apabila kita sehat Insya Allah kita akan produktif dan pekerjaan kita akan terlaksana dengan baik," tambahnya.
Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan dengan cara yang sportif dan penuh rasa hormat. Beliau juga berpesan kepada panitia penyelenggara untuk memastikan setiap kegiatan dilaksanakan dengan baik dan memastikan keselamatan semua peserta.
Kegiatan ini dilaksanakan mulai Rabu, 7 Agustus hingga Kamis, 8 Agustus 2024 serta diikuti oleh kurang lebih 200 Pegawai dari 11 UPTD dan bidang yang tersebar di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Muna, Kolaka Timur, dan Kabupaten Bombana.
Kegiatan ini mempertandingkan beberapa lomba antara lain lomba yel-yel, bola gotong royong, estafet sarung, lari karung, tenis meja, dan seni tarik suara.
Dalam kesempatan ini, turut hadir Sekretaris Daerah, Asrun Lio, Kadistanak La Ode Muhammad Rusdin Jaya, Kadis Ketapang Ari Rismanto, serta Kadis Koperasi dan UMKM La Ode Muhammad Shalihin.
Pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni ini diharapkan dapat menjadi ajang yang tidak hanya mengasah kemampuan para peserta, tetapi juga mempererat persaudaraan dan semangat kebangsaan di antara Pegawai Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Pemprov Sultra.(Rin)
KENDARI, GAGASSULTRA.COM-Dojo Karate Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menyumbang medali untuk Perguruan Karate TAKO Indonesia Pengprov Sultra pada Open Turnamen Woroagi Cup I yang terlaksana pada tanggal 26 sampai 28 Juli 2024 di Mako Yonif 725 Woroagi.
Ketua PWI Sultra, Sarjono mengapresiasi atas prestasi yang ditorehkan oleh para karateka.
"Prestasi para Karateka Dojo PWI Sultra tidak terlepas dari peran pelatih serta motivasi orang tua Karateka itu sendiri yang senantiasa mendorong semangat untuk terus berlatih," ujar Sarjono.
Dikatakan, karateka di Dojo PWI Sultra membutuhkan kompetisi untuk mengasah kemampuan, namun prestasi yang dicapai bukan untuk dibanggakan, tetapi sebagai motivasi untuk terus berlatih.
Sedangkan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sultra, Gafar menyampaikan, Dojo Karate PWI Sultra berkomitmen untuk terus melahirkan atlet-atlet muda yang nantinya diharapkan bisa terus mengukir prestasi baik tingkat daerah maupun nasional.
"Saat ini perguruan TAKO yang mengisi Dojo Karate PWI Sultra, semoga kedepan bisa menjadi lumbung atlet yang bisa memajukan Forki Sultra," ujar Gafar.
Sementara itu, ketua Pengprov Sultra Perguruan Karate-Do TAKO Indonesia, Hartawan, S.Pd.,M.Pd yang juga sebagai manager tim mengetengahkan, Open Turnamen Woroagi Cup ini merupakan ajang pertama yang di ikuti oleh perguruan TAKO Sultra.
"Ini adalah awal yang baik untuk perguruan Karate TAKO di Sultra, semoga menjadi motivasi untuk bisa mengukir prestasi pada kejuaran selanjutnya," kata Hartawan kepada media ini.
Hartawan menyebutkan sebanyak 708 karateka dari berbagai perguruan mengambil bagian dalam turnamen tersebut dan berkompetisi pada kelas 40-50 kg yang di dalamnya sudah termasuk kelas pra usia dini sampai senior.
"TAKO Sultra menurunkan 16 atlet dan berhasil menorehkan 4 medali emas, 2 medali perak dan 9 medali perunggu," kata Hartawan.
Lebih lanjut Hartawan menyampaikan bahwa ini suatu prestasi yang membanggakan mengingat perguruan TAKO ini baru masuk di Sultra pada bulan Mei 2024 lalu dan secara resmi telah terdaftar di FORKI sultra pada tanggal 8 Juli 2024.
Kendati demikian, Hartawan mengungkapkan bahwa atlet yang dipersiapkan pada turnamen Woroagi Cup 2024 melewati jadwal latihan yang rutin.
"Setiap hari anak-anak kami berikan materi pelatihan, baik fisik maupun mental," imbuh Hartawan.
Hartawan berharap, prestasi ini tetap terjaga dan kedepannya bisa lebih baik lagi.
Untuk diketahui, atlet TAKO Sultra yang tergabung dalam Dojo PWI Sultra berhasil menorehkan prestasi pada masing-masing kelas berikut:
Juara 2 kumite -25 kg Putri usia dini 8-9 tahun.
Juara 1 kumite -30 kg dan juara 1 kata perorangan putri pra pemula, usia 10-11 tahun.
Juara 3 kumite -40 kg putri pemula, usia 12-13 tahun.
Juara 3 kumite -35 kg putri pemula, usia 12-13 tahun.
Juara 3 kata dan juara 3 kumite cadet -63 kg putra, usia 14-15 tahun.
Juara 2 kata perorangan cadet putri, usia 14-15 tahun.
Juara 1 kumite -48 kg putri junior dan juara 3 kata beregu putri junior, usia 16-17 tahun.
Juara 3 kata beregu putri junior, usia 16-17 tahun.
Juara 3 kumite junior -53 kg putri, usia 16-17 tahun.
Juara 3 kumite junior -55 kg putra, usia16-17 tahun.
Juara 1 kata perorangan under putri dan juara 3 kata beregu junior.
Juara 3 kumite -75 kg putra senior.
Juara 3 kumite putra -35 kg, usia 10-11 tahun.(Rin)