Print this page
Minggu, 31 Mei 2026 21:41

Puisi 'Nyanyian Kehidupan' Featured

Written by
Rate this item
(0 votes)

By..NIFKAH

Menyeruput kopi pahit

Di pagi mendung tak berawan 

Mengajaknya menerawangi langit

Awan hitam angkuh menutupi sinar mentari

 

Memikirkan hidup nan pelik membuat mata mendelik

Berjalan gontai meninggalkan rumah..

Memburu harta dunia hingga perih kaki melangkah

Lelah..dunia cambuk tak berbelas kasih

Semakin dikejar makin angkuh dia berlari

perih peluh menusuk mata

 

Keluhnya...

Tuhan..langit yang menaungiku dan mereka sama

Namun mengapa takdir tak memihakku?

Lelah tubuh ini mencari sesuap nasi

Namun nasib tak kunjung memihak!

 

Sadarkah kau wahai manusia

keangkuhan telah menggerogoti dirimu

Menambah rapuh iman dan menggoyahkan keyakinan

Bukankah nikmat tak hanya pada kekayaan saja??

Bukankah banyak yang kaya mempunyai derita yang lebih besar?

Derita karena anak menjadi rakus harta

Derita karena suami telah mengikis kesakralan pernikahan

Derita karena tak jarang menjadi sasaran kejahatan

Derita..derita yang selalu mendera dirinya dan hartanya

 

Pulanglah ke rumah

kekasih tambatan hati menunggu dengan doa

Buah hati menanti dengan binar mata

Cinta mereka menggunung laksana himalaya

Senyum mereka

merekah laksana bunga di musim semi

Read 17 times
Super User

Latest from Super User