Bardin

Bardin

Catatan : Bardin

Sahabat, selamanya akan tetap jadi sahabat dan tidak akan tergantikan. Mungkin ini juga yang menjadi komitmen Alumni SMAN 2 Baubau angkatan 94 atau yang lebih dikenal dengan Gerbong 94. Sejak tamat SMA sudah lebih dari tiga decade namun komunikasi rekan alumni tetap terjaga. Semua berjalan dengan tanpa ada hambatan. Meski sebagian juga tak secara langsung berbaur karena berada diluar daerah atau karena kesibukan masing masing.

WhatsApp Image 2025 09 20 at 17.08.42

Saya menyaksikan kebersamaan rekan seangkatan ini layaknya sebuah komitmen untuk saling merekatkan silaturahmi. Pasalnya, banyak hal yang dibahas setelah semua telah melewati pengalaman panjang dan telah sukses menjadi sosok yang memiliki tanggung jawab.

Ada hal menarik yang terjadi di Gerbong 94 Smada Baubau ini. Setiap ada momen penting selalu hadir ide untuk melakukannya secara bersama. Sebut saja  saat peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun ini. Alumni kompak untuk melaksanakan dengan mengikuti tradisi budaya dalam acara yang dikenal masyarakat Buton dengan sebutan Haroa.

Kegiatan Haroa dilaksanakan di Baruga Keraton Kesultanan Buton Sabtu (20/9/2025). Para alumni telah membagi tugas untuk persiapan. Tak ada keluhan untuk momen kehadiran semua rekan alumni. Namun, ada komitmen kebersamaan yang memberi ruang untuk saling memaklumi kesibukan. Jadi tak jarang sebagian alumni hanya mengikuti kegiatan melalui informasi dalam grup.

WhatsApp Image 2025 09 21 at 05.17.26

“Kita itu sudah sepakat dan saling memahami satu sama lain, kegiatan tetap kita komunikasikan dan semua mendapat informasi melalui grup. Tak ada tekanan satu sama lain. Bahkan teman dari luar daerah juga selalu aktif memberi support,” ujar seorang Alumni SMADA 94.

Secara pribadi, saya pun merasakan kebersamaan itu sangat terjalin dan tetap dipertahankan. Bahkan, saya mungkin satu diantara rekan yang jarang bergabung dalam kegiatan. Namun, itulah hebatnya sahabat sahabatku di Gerbing 94 ini. Mereka selalu memberi support apapun kondisinya tetap saling memahami.

Hari itu, semua menyaksikan persiapan sejak awal hingga pelaksanaan Haroa hingga akhir. Khususnya bagi yang tidak berkesempatan hadir. Namun, mereka mengaku bangga dan salut karena kegiatan tetap berjalan.

BAnyak sudah yang dilakukan oleh Sahabat Gerbong 94 Smada Baubau. Kegiatan sosial, memberi santunan anak yatim hingga bahu membahu mempersiapkan kegiatan keagamaan internal seperti Khataman Quran dan lainnya.

haroa

Tak mampu melukiskan betapa kebersamaan kami di Gerbong 94 ini sangat kental. Semua saling menghargai dan tidak ada yang merasa istimewa. Meskipun saat ini rekan seangkatan sudah ada yang menjadi pejabat, politisi, pengusaha sukses dan profesi lainnya. Satu yang tidak berubah, bahwa kami pernah mengenakan putih abu abu bersama. Semua dulu bukan siapa siapa.

Karena berkat doa dan kesungguhan semua, hari ini beragam profesi telah kami sandang. Kami tetap kami yang dulu untuk posisi sebagai teman dan sahabat. Saat kumpul bersama, kami komitmen untuk menanggalkan embel embel jabatan yang ada.

Itulah kami, Gerbong 94 Smada Baubau yang terus berkomitmen untuk bersama menjalani kehidupan. Berharap jadi inspirasi bagi anak dan generasi mendatang. Bahwa Sampai kapanpunsahabat tetaplah sahabat dan tak akan tergantikan. ****

Bupati Busel H. Muh Adios : “Tradisi Budaya Bisa Ciptakan Kedamaian di Tengah Masyarakat”

 

BUTON SELATAN, KERATONNEWS.CO.ID – Bupati Buton Selatan H Muh Adios mengharapkan agar tradisi adat dan budaya masyarakat khususnya di Buton Selatan bisa menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan.

Hal ini disampaikan Adios saat menghadiri Acara adat Tahunan Meta’uA di Kecamatan Siompu Sabtu (20/9/2025).

Menurut orang nomor satu Buton Selatan ini, kebersamaan masyarakat dalam kegiatan adat dan budaya memberi harapan akan jalinan silaturahmi dan menghindari perselisihan.

“Saya sangat apresiasi antusias masyarakat yang mempersiapkan acara adat Meta’uA ini. INi bukti kebersamaan dan kekompakan. Dan jika ini dirawat dengan baik oleh masyarakat, maka saya yakin tidak akan ada perpecahan di masyarakat,” katanya.

WhatsApp Image 2025 09 20 at 20.13.13 1

Kepedulian Bupati Buton Selatan akan kegiatan adat di Siompu ini juga diakui La Amirudin yang juga ketua panitia penyelenggara. Ia mengaku, sejak awal persiapan dan pembahasan rencana kegiatan, Bupati Buton Selatan juga telah hadir dan berbincang bersama para tokoh adat dan masyarakat di Kecamatan Siompu.

“Ini bukti perhatian Bupati Bapak H Adios, sejak persiapan sudah hadir di Baruga Binawakili ini. Dan saat ini pada puncak Pelaksanaan juga bersedia hadir hingga sore hari bersama masyarakat,” kata La Amirudin.

Sementara itu, Ketua Adat Binawakili Pomili Womal mengatakan pelaksanaan pesta adat Meta’uA ini salah satu tujuannya adalah mengingatkan kepada generasi muda tentang perjalanan sejarah masa lalu. Dimana ada peran besar dari para pendahulu di negeri ini untuk menanamkan nilai nilai patriotisme dan menjunjung tinggi nilai kebenaran.

WhatsApp Image 2025 09 20 at 20.13.13 2

“Kita berharap ini menjadi motivasi kepada generasi muda karena pesta adat ini memiliki makna filosofis warisan pendahulu. Ada semangat perjuangan dan pengorbanan dalam menjaga harkat dan martabat negeri,”ujar Pomili Womal yang juga anggota DPRD Buton Selatan.

Pantauan Media ini, suasana di momen Pesta adat Meta’uA sangat meriah dan dipenuhi masyarakat yang tumpah ruah di Baruga Binawakili. Warga juga disuguhkan penampilan para tokoh adat dalam tradisi adat ‘Fomani’.

Turut hadir mendampingi Bupati Buton Selatan Pj Sekda La Ode Harwanto dan sejumlah kepala OPD Lingkup Pemerintah Daerah Buton Selatan. (Red)

LM Syahrir, S.Pd : “Menjadi Bekal Siswa Mengenal Dunia Jurnalistik”

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Para siswa SMAN 1 dan SMAN 3 Baubau berkolaborasi mengikuti kegiatan pelatihan Jurnalistik Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Baubau mulai 17 hingga 19 September 2025. Peserta yang ikut terdiri dari 50 siswa SMAN 1 Baubau dan 12 Peserta dari Siswa SMAN 3 Baubau.

WhatsApp Image 2025 09 17 at 22.19.25 3

Kepala SMAN 1 Baubau LM Syahrir, S.Pd usai membuka kegiatan pelatihan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia meyakini, pelatihan Jurnalistik akan memberi dampak positif bagi kemajuan pemikiran siswa. Ia berharap, pasca kegiatan pelatihan yang meskipun dilaksanakan hanya beberapa hari, para siswa memiliki pemahaman minimal tentang dasar jurnalistik. Apalagi pemeteri yang dihadirkan adalah Wartawan TV Nasional dan lokal.

“Kami sangat apresiasi kegiatan ini dan diharapkan dapat membangkitkan semangat belajar siswa. Ini sangat berkaitan dengan pengembangan minat dan bakat khususnya bidang jurnalistik. Semoga ini juga bisa melahirkan bibit muda berbakat dalam bidang Jurnalistik,” kata LM Syahrir.

WhatsApp Image 2025 09 17 at 22.20.13

Hal yang sama disampaikan Bardin, pemateri dalam kegiatan pelatihan ini. Ia bersama rekannya Andhy Loppes dari MNC Media akan membimbing peserta dengan maksimal meski dalam waktu yang terbatas. Hal terpenting adalah bagaimana kegiatan pelatihan ini memberi tambahan pengetahuan bagi siswa. Salah satunya dapat membuat sebuah karya jurnalistik dalam bentuk pemberitaan audiovisual.

“Kami menargetkan di akhir pelatihan ini, para peserta memiliki hasil karya jurnalistik dalam bentuk bulletin berita. Para peserta akan diberi tugas untuk membentuk redaksi berita. Kami akan melatih mereka menjadi pembaca berita, reporter, cameramen dan editor,” kata Bardin.

WhatsApp Image 2025 09 17 at 22.19.25 1

Dari sisi teknis, Andhy Loppes juga memastikan para peserta mendapat kesempatan untuk memperagakan berbagai tehnik baik pengambilan gambar, tehnik wawancara, pengisi suara hingga pembuatan naskah.

“Semua mendapat porsi tugas dan telah kami bentuk kelompok. Masing masing kelompok akan memilih topic berita yang akan dibuat. Selanjutnya akan melakukan liputan di masyarakat. tentunya kami akan mendampingi untuk membimbing di lapangan,” ujar Andhy Loppes.

Kegiatan pelatihan Jurnalistik ini telah dua kali berturut turut dilaksanakan secara kolaborasi antara SMAN 1 Baubau dan SMAN 3 Baubau. Tahun 2024 lalu, kegiatan pelatihan diadakan di SMAN 3 Baubau dan tahun 2025 di SMAN 1 Baubau. (Red)

Wakili Sultra ke FLS3N Tingkat Nasional

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau kembali meraih juara 1 pada ajang Lomba Film Pendek Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2025. Sebelumnya, tahun 2024, Tim SMAN 3 Baubau juga meraih Juara 1 cabang yang sama.

WhatsApp Image 2025 09 10 at 11.06.43 1

Tim Film Pendek SMAN 3 Baubau terdiri dari 3 siswa yakni Sufyan Nur, Ade Melinawati dan Ferlita Furi. Ketiga siswa ini telah mengikuti tahapan seleksi dan penilaian mulai dari tingkat Sekolah, Kota Baubau dan juga meraih Juara 1 di Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada siswanya yang berhasil meraih juara 1 pada cabang ini. Ia berharap, prestasi ini dapat meningkatkan semangat belajar bagi para siswa. Selain itu menjadi motivasi kepada siswa lain untuk menghasilkan karya sesuai minat dan bakatnya.

“Tentu kami sangat bangga dengan capaian ini dan saya secara pribadi dan atas nama pihak sekolah juga menympaikan rasa bangga. Semoga ini menjadi penambah semangat bagi siswa baik peserta maupun siswa lainnya,” kata La Ode Mustafa Rabu (10/9/2025).

WhatsApp Image 2025 09 10 at 11.06.43

Film yang digarap SMAN 3 Baubau berjudul “Merajut Mimpi” yang berkisah tentang perjuangan seorang anak untuk meraih sukses ditengah kondisi keluarga yang pas pasan. Karakter pemeran utama oleh siswa Ferlita Furi dan Ade Melinawati. Sedangkan cameramen dan editor Sufyan Nur.

Ade Melinawati yang kini duduk di kelas XI sekaligus sebagai sutradara menceritakan, Film yang digarap berlokasi di Pesisir Pantai Kelurahan Bone-Bone. Disana pemeran utama berperan sebagai anak nelayan dan Pembudidaya rumput laut.

“Jadi, pemeran utamanya ini hanya tinggal dengan ibunya yang bekerja sebagai petani rumput laut. Namun, dalam perjalanannya sang ibu meninggal dunia. Sedangkan ia memiliki cita cita yang mulia untuk membahagiakan ibunya,” kata Ade Melinawati.

WhatsApp Image 2025 09 10 at 11.06.43 2

Namun, setelah perjuangan panjang yang dilewati dengan kesabaran, sang pemeran utama yang gigih belajar akhirnya mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan dibiayai pemerintah melalui bea siswa.

“Seperti itu singkatnya, yang jelas kita hanya diberi kesempatan untuk membuat film durasi 3 menit tanpa dialog,” kata Ade yang juga siswa Teladan SMAN 3 Baubau ini.

Saat ini, tim Film Pendek SMAN 3 Baubau akan mempersiapkan diri pada ajang Lomba FLS3N tingkat Nasional mewakili Sulawesi Tenggara. (Red)

La Ode Mustafa, S.Pd : “Menyatukan Komitmen Pihak Sekolah dan Orang Tua”

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Mengawali kegiatan belajar tahun pelajaran 2025/2026, setiap sekolah telah mempersiapkan berbagai agenda. Salah satunya kegiatan awal tahun pelajaran bagi para siswa baru.

WhatsApp Image 2025 07 23 at 08.59.58 3

Agenda ini juga dilaksanakan SMAN 3 Baubau dengan mengundang orang tua siswa untuk menyerahkan secara langsung siswa kepada pihak sekolah. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kampus Hijau SMAN 3 Baubau jumat (18/7/2025).

Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd mengatakan, jadwal penyerahan siswa dari orang tua kepada pihak sekolah menjadi awal kegiatan pembelajaran setiap tahun. Salah satu tujuannya agar dapat menyatukan komitmen dan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua siswa terjalin dengan baik.

“Ini sangat penting karena kita ingin ada kesamaan persepsi dalam hal pembinaan siswa dengan para orang tua. Tentunya kami sangat berterima kasih atas kepercayaan orang tua kepada kami untuk membimbing dan mendidik anak anak dengan baik,” kata La Ode Mustafa.

WhatsApp Image 2025 07 23 at 09.04.40

Ia juga berharap agar kerjasama dalam pembinaan siswa ini terus terjalin. Termasuk dalam hal pembinaan mental dan karakter siswa dalam proses kegiatan belajar selama berada di SMAN 3 Baubau.

Ketua Komite SMAN 3 Baubau La Eru Ugi, S.Pd, M.Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran SMAN 3 Baubau. Ia menilai, selama ini pihak sekolah telah memberikan perhatian yang sangat baik dalam mengawal anak didik hingga menyelesaikan pendidikan tingkat SMA.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian pihak sekolah selama ini. Banyak siswa SMAN 3 Baubau yang telah berhasil saat ini. Saya berharap juga kepada seluruh orang tua agar jangan ragu memberi kepercayaan kepada SMAN 3 Baubau untuk pendidikan anak anak kita,” tegas La Eru Ugi yang juga akademisi Unidayan.

La Eru menambahkan, setiap sekolah memiliki keunggulan masing masing yang tidak dimiliki sekolah lain. Untuk itu, ia berharap agar seluruh siswa dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan minat dan bakat.

WhatsApp Image 2025 07 23 at 09.03.29

Kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dirangkaikan dengan penyerahan siswa secara simbolis dari orang tua kepada pihak sekolah.

Dalam kegiatan ini juga ditampilkan beberapa atraksi hasil binaan ektrakurikuler SMAN 3 Baubau diantaranta Marching Band, Karate, Pramuka dan atraksi ketangkasan obor oleh para siswa SMAN 3 Baubau. (Red)

Oleh: Josephine W.P Jawak

Menurut laporan dari organisasi Kesehatan dunia, sekitar 450 juta orang diseluruh dunia mengalami gangguan Kesehatan mental, dan sekitar 20% di antaranya anak-anak. Menjaga Kesehatan mental atau jiwa sama pentingnya dengan menjaga Kesehatan fisik. Sayangnya, hingga kini masih ada beberapa negara yang kurang memprioritaskan penanganan kesehatan mental, termasuk Indonesia sehingga masih banyak orang bahkan pemerintah belum memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap Kesehatan mental.

WHO mengatakan “There is no health without mental health” dan menurut data WHO, prevalensi gangguan mental di Indonesia mencapai 9,8% pada tahun 2021, dengan angka depresi mencapai 6,6%. Meningkatnya jumlah pasien gangguan jiwa di Indonesia, dan nyaris di seluruh dunia, disebabkan pesatnya pertumbuhan hidup manusia, serta beban hidupnya. Di kota metropolitan, masyarakat umumnya rentan terkena sakit jiwa, seperti depresi, alkoholisme, gangguan bipolar, skizofrenia, dan obsesif kompulsif.

Sebenarnya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita praktikkan untuk mendeteksi dan membantu menjaga kesehatan mental kita.

  1. Mengenali diri sendiri

Setiap orang unik, sehingga mengenali kebiasaan sendiri saat merasa sehat, dapat membantu kita lebih cepat untuk mendeteksi gangguan mental dalam diri. Kita dapat mencatat berapa lama biasanya butuh tidur, tak peduli apakah kita termasuk tipe manusia pagi atau doyan begadang; seberapa banyak energi yang kita butuhkan untuk masing-masing aktivitas, atau seberapa sering kita merasa lapar. Perubahan dramatis dalam kebiasaan-kebiasaan ini dapat menunjukkan terjadinya tekanan secara emosi atau mental. Ini juga bisa dilakukan orang tua terhadap kebiasaan-kebiasan anaknya untuk mendeteksi ganguan mental pada anak.

  1. Mengambil waktu untuk diri sendiri

Sekarang adalah masanya dunia terasa berputar lebih cepat, tuntutan dari keluarga, lingkungan, maupun pekerjaan lebih banyak, informasi berseliweran lebih banyak dari berbagai media, terutama dari internet. Karenanya, orang juga jadi lebih mudah terkena stress. Ambillah waktu waktu setiap hari hanya untuk bersantai dan melakukan apa pun yang kita sukai. Bisa sekedar mandi air hangat, mendapat perawatan tubuh di salon, dipijat, atau melakukan hobi. Jangan pernah merasa egois ketika melakukan hal ini, terlebih saat tenaga kita sangat dibutuhkan keluarga atau kantor. Kita akan menjadi kurang berguna juga kalau stress atau kelelahan.

  1. Pola Hidup Sehat

Pikiran dan tubuh kita sangat berhubungan. Kesehatan fisik berpengaruh terhadap kesehatan mental. Demikian pula sebaliknya. Makanlah mkananan yang mengandung nutrisi lengkap dan seimbang. Minumlah cukup air putih untuk menjaga kadar air dalam tubuh, termasuk otak. Berolahraga telah terbukti membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan, selain tentunya membantu menjaga kesehatan fisik. Berolahraga di luar ruangan sangat disarankan karena dengan begitu, Anda juga bisa mendapatkan udara segar yang ideal. Berolahraga minimal 30 menit per hari sudah cukup. Pastikan Anda juga cukup tidur di jam yang teratur. Kualitas tidur yang baik dapat memperbaiki kesehatan mental dan membuat Anda lebih fokus saat bangun.

  1. Bebas dari segala jenis layar

Sebisa mungkin, jauhkan segala macam teknologi, seperti ponsel, laptop, tablet, atau TV dari kamar tidur atau hindari mengaktifkan alat-alat tersebut sekitar dua jam setiap hari. Anda yang kecanduan media sosial mungkin tergoda untuk mengecek kabar terbaru di linimasa, tapi percayalah, terus-menerus terhubung dengan teknologi seperti itu hanya akan mempengaruhi kualitas tidur. Kualitas tidur yang baik sangat penting bagi kesehatan mental. selain itu, anda juga harus menjalankan pola hidup sehat

  1. Mengurangi minuman beralkohol

Banyak orang yang mengobati dirinya sendiri dari gangguan jiwa dengan minum minuman beralkohol atau minum obat penenang, padahal dampaknya hanya sementara saja dan akibat jangka panjangnya justru bisa lebih parah. Alkohol tergolong depresan atau mengandung zat yang mampu menekan pusat syaraf, yang justru dapat menyebabkan penyakit mental.

  1. Cari Hal-hal yang patut disyukuri

Rasa bersyukur dapat meningkatkan kesejahteraan, kebahagiaan, dan kualitas kesehatan mental kita. Temukan hal-hal yang patut kita syukuri setiap hari meski yang sederhana sekalipun, dan nikmati perasaan tersebut.

  1. Bicarakan Perasaanmu

Memang, tidak mudah untuk menggambarkan perasaan Anda. Anda bisa menggunakan kata atau kalimat yang terlintas dalam pikiran Anda sebanyak mungkin. Usahakan untuk membiarkan percakapan berkembang secara alami. Jika Anda masih merasa canggung, beri waktu, dan terus mencoba untuk terbuka terhadap perasaan Anda. Bicarakan secara terbuka, agar Anda merasa didengar, didukung dan tidak sendirian menghadapinya. Hal ini merupakan cara untuk merawat kesehatan dan kesejahteraan mental. 

  1. Minta Bantuan

Jika beban perasaan yang Anda alami sudah terlalu berlebihan dan Anda tidak bisa menghadapinya sendirian, mintalah bantuan dengan cara:

  • Bergabung dengan kelompok dukungan (support group) orang-orang yang  dapat membantu Anda melakukan perubahan cara berpikir dan perilaku.
  • Mencari tenaga ahli profesional, seperti psikiater, psikolog atau konselor, untuk membantu mengelola perasaan dan memperbaiki mental Anda.
  • Mendatangi layanan setempat terkait masalah yang sedang Anda hadapi, seperti bantuan hukum, keuangan dan lain sebagainya.


Berbagai langkah menjaga kesehatan mental di atas bertujuan untuk membantu kita lebih mampu menghadapi tekanan dan perubahan, membangun hubungan yang sehat, serta membuat keputusan yang baik dalam kehidupan. Jangan menunggu sampai mengalami gangguan mental dulu untuk menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Mulailah sejak sekarang!***

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – keluarga ahli waris lahan SDN 2 Bone-Bone menyayangkan terbitnya sertifikat tanah diatas lahan warga diluar lahan sekolah. Sertifikat tersebut diketahui  pihak ahli waris saat hendak mengurus Sertifikat tanah.

Hal ini membuat pihak keluarga ahli waris mengancam menggugat lahan SDN 2 Bone-Bone. Mereka keberatan dan menuding ini sebagai bentuk tindakan penyerobotan. Selain itu merupakan tindakan sewenang wenang pemerintah Kota Baubau atas warganya. Padahal, lahan sekolah yang kini digunakan SDN 2 Bone-Bone juga berasal dari Wakaf keluarga.

“Kami menyayangkan terjadinya penyerobotan lahan keluarga yang ada diluar sekolah dan sudah disertifikatkan juga oleh pihak sekolah. Itu sisa lahan keluarga yang berada diluar pagar sekolah tapi juga disertifikatkan. Ini membuat keluarga tidak terima. Dan jika ini tidak diselesaikan, tidak menutup kemungkinan keluarga akan menggugat termasuk seluruh lahan sekolah,” kata Darmin seorang Ahli Waris.

WhatsApp Image 2025 06 16 at 21.32.00

Informasi ini disikapi langsung Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau Eko Prasetya dengan mengundang sejumlah pihak untuk didengarkan pendapatnya Senin (16/6/2025). Mulai dari keluarga ahli waris, pihak SDN 2 Bone-Bone, bagian hukum dan aset pemkot Baubau, juga lurah dan mantan lurah Bone-Bone.

Eko Prasetya mengatakan, pihaknya sudah mendengarkan banyak masukan dan akan mendalami masalah ini. Selanjutnya membuat risalah hasil pertemuan dengan para pihak untuk menjadi bahan laporan kepada wali kota Baubau.

“Kami mengundang semua pihak untuk mendengarkan informasi dari berbagai pihak tentang lahan yang dipersoalkan pihak keluarga ahli waris. Kemudian kami akan membuat risalah dan menyampaikan kembali setelah melaporkan kepada Wali Kota,” kata Eko Prasetya.

Indikasi yang disampaikan pihak ahli waris mengarah pada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh pihak SDN 2 Bone-Bone dalam penerbitan sertifikat. Pasalnya, saat itu ada informasi akan ada sebuah proyek yang rencana dibangun namun sekolah tak memiliki lahan di dalam sekolah.

Proyek tersebut akhirnya dibatalkan saat Kadis Pendidikan Kota Baubau dijabat Abdul Karim setelah mengunjungi lokasi.

Samaudin, salah seorang kerabat Ahli waris juga menjelaskan, sebelumnya pihak SDN 2 Bone-Bone saat dipimpin Abdul Anas sebagai Kepala Sekolah pernah meminta izin kepada keluarga ahli waris untuk mendirikan bangunan di lahan dimaksud. Namun, pihak keluarga tidak setuju atas permintaan tersebut.

“Ada sekitar tiga kali ke rumah waktu itu, untuk meminta izin agar dibangun kantor dan kantin disana oleh kepala SDN 2 Bone-Bone saat itu masih Pak Anas. Tapi pihak keluarga tidak mengizinkan. Ternyata tahu tahu sudah dibuat sertifikat dan itu tidak diketahui keluarga,” kata Samaudin.

Muhammad Firman, mantan Lurah Bone-Bone mengaku tidak mengetahui persis tentang penerbitan Sertifikat tersebut. Ia juga meyakini lahan tersebut adalah milik keluarga ahli waris.

“Saya tidak tahu kalau waktu itu ada penerbitan sertifikat di lahan yang dimaksud. Karena itu milik keluarga ahli waris,” kata Muhammad Firman.

Hal yang sama juga disampaikan Muhammad Iqbal yang kini menjabat sebagai Camat batupoaro yang namanya tertera sebagai saksi dalam pengurusan batas lahan. Hanya saja ia mengaku saat itu berdasarkan daftar lahan yang masuk dalam aset pemerintah yang belum bersertifikat.

“Jadi saat itu saya belum jadi camat dan masih di sekretariat dan seingat saya saat itu ada pendataan aset pemerintah yang belum bersertifikat,” kata Muhammad Iqbal.

Abdul Manan, ketua Komite SDN 2 Bone-Bone yang juga diminta pendapat menyarankan, agar lahan yang dipersoalkan untuk diserahkan kepada pemiliknya saja. Sebab, masyarakat mengetahui lahan yang digunakan SDN 2 Bone-Bone adalah dari pihak ahli waris dan berada diluar pagar sekolah.

“Supaya tidak berlarut larut sebenarnya lahan yang ditanyakan ahli waris itu memang milik keluarga dan berada diluar pagar sekolah. Sebaiknya dikembalikan pada yang berhak. Sudah cukup lahan yang digunakan untuk areal sekolah ini yang diambil pemerintah,” kata Abdul Manan.

Saat ini pihak ahli waris masih mencari tahu oknum yang bertanggung jawab atas terbitnya sertifikat tanah diluar lahan sekolah. Termasuk menunggu informasi tindak lanjut hasil pertemuan yang digelar pihak Dinas Pendidikan Kota Baubau. (Adm)

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kontribusi dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara menganugerahkan penghargaan kepada 20 Tokoh Penggerak Desa Wisata pada Kamis (12/6/2025).

Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Muh Yunan, seorang penggiat pariwisata dari Kota Baubau, yang dikenal aktif mempromosikan konsep pariwisata berbasis komunitas dan berwawasan lingkungan. Melalui berbagai inisiatif seperti gerakan bersih-bersih destinasi wisata, edukasi lingkungan kepada masyarakat desa, serta promosi wisata hijau melalui media sosial dan komunitas, Muh Yunan dinilai konsisten menghadirkan perubahan nyata di tingkat akar rumput.

“Penghargaan ini bukan semata untuk saya, tapi untuk semua warga desa yang ikut menjaga alam, menyambut tamu dengan ramah, dan percaya bahwa desa mereka punya masa depan di dunia pariwisata,” ujar Yunan usai menerima penghargaan.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Pariwisata Provinsi Sultra untuk mendorong lahirnya tokoh-tokoh lokal yang mampu menjadi motor penggerak desa wisata yang mandiri, kreatif, dan lestari.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra H Belly menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur, namun juga harus ditopang oleh kesadaran masyarakat dan kepemimpinan lokal yang berpihak pada kelestarian budaya dan lingkungan.

Dengan penghargaan ini, Muh Yunan berharap semangat gotong royong dalam membangun pariwisata desa semakin kuat, khususnya dalam menjawab tantangan krisis iklim dan sampah pariwisata, yang kian hari makin mendesak untuk ditangani secara kolektif.

Selama ini, Muhammad Yunan selain getol mempromosikan wisata, juga aktif sebagai penggiat lingkungan yang kerap melakukan aksi sosial dan mengedukasi masyarakat. (Red)

BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Masyarakat Kelurahan Bone-Bone terutama kaum ibu yang mengelola Kebun Dapur Ibu (Kedai) turut memeriahkan Lomba Kedai yang diselenggarakan tingkat Kota Baubau.

Lurah Bone-Bone Ramadhan mengatakan, kegiatan Lomba ini sudah dipersiapkan dengan mengaktifkan kalangan Ibu untuk menyiapkan lahan khusus untuk ditanami berbagai jenis sayuran.

WhatsApp Image 2025 05 19 at 17.16.47

“Kita juga berpartisipasi dalam lomba kedai dengan pemanfaatan pekarangan sebagai kebun, yang ditanami sayur mayur, cabe, tomat, bertujuan untuk kemandirian bahan makanan keluarga,” kata Ramadhan (19/5/2025).

Ia menambahkan,  selai pemanfaatan pekarangan dan menopang ekonomi keluarga, juga demi mendukung Visi Misi Bapak Wali Kota Baubau dan Wakil Wali Kota Baubau, mendukung program-program quick wins diantaranya pengendalian inflasi.

“Hasil dari kedai ini memberi dampak postif kepada anggota kedai dan warga disekitar kedai, dan akan kami masifkan terus diwilayah kelurahan Bone-Bone. Ini juga sesuai saran dari Ibu Wali Kota selaku Ketua TP PKK Kota Baubau saat berada di Kedai Malapeaka Bone-Bone.” tambah Ramadhan yang juga Jebolan Akademi Seni Rupa Indonesia Jogjakarta.

Ketua TP PKK Kelurahan Bone-Bone Rini Andriani, S.Kom menjelaskan, Kedai Malapeaka ini sudah tiga kali melaksanakan panen sejak diaktivasi pada akhir tahun 2024. Hasil panennya dibagikan kepada warga disekitar lokasi Kedai dan sisanya dijual untuk biaya pembelian bibit lagi.

WhatsApp Image 2025 05 19 at 17.20.26

“Hasilnya dibagi bagi dan sisanya dijual untuk beli bibit lagi. Jadi Kedai Malapeaka ini terus berproduksi, jagung, terong, paria, tomat, kangkung, sawit, cabe merah, pepaya dan tanaman lainnya,” kata Rini Andriani.

Dalam penilaian lomba turut hadir ibu Wali Kota Baubau Ny. Hj. Sitti Aryati Yusran selaku Ketua TP PKK Kota Baubau, yang juga melakukan panen hasil Kebun Dapur Ibu Malapeaka Bone-Bone.

Untuk diketahui, lokasi Kedai Malapeaka sebelumnya hanya sebagai tempat pembuangan sampah dan tidak terurus. Saat ini sudah disulap menjadi lahan perkebunan yang dikelola oleh anggota Kebun Dapur Ibu Malapeaka Bone-Bone.

Proses pembinaan kedai ini juga melibatkan tim penyuluh dan pendamping program kedai kelurahan, dinas pertanian kota baubau. Juga diagendakan minitoring anggota kedai mulai dari perawatan, pemupukan, penyiraman dan penanaman.

Dengan adanya Kedai sangat bermanfaat untuk anggota dalam memenuhi kebutuhan khususnya sayur mayur dan sejenisnya. (Red)

BAUBAU, Gagassultra.com - Setelah sekitar sebulan lamanya, para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) peserta Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP2) mengakhiri kegiatan.

Kegiatan penarikan peserta PLP2 berlangsung di Aula Dewan Guru SMAN 3 Baubau Sabtu (17/5/2025).

WhatsApp Image 2025 05 17 at 11.28.17 1

Kepala SMAN 3 Baubau La Ode Mustafa, S.Pd menyampaikan terima kasih kepada pihak UMB yang telah memberi kepercayaan sekolah yang dipimpinnya menjadi lokasi kegiatan PLP2.

"Mewakili pihak sekolah kami apresiasi pihak UMB yang menempatkan peserta PLP2 di SMAN 3 Baubau. Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi para mahasiswa," kata La Ode Mustafa.

Dr. Suhendi Syam, S.Pd, M.Pd selaku dosen pembimbing PLP2 mengatakan, kegiatan PLP2 merupakan salah satu mata kuliah yang menjadi kewajiban dalam penyelesaian study.

Ia menyampaikan terima kasih atas kerjasama pihak SMAN 3 Baubau yang telah mendukung kegiatan ini.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan kepada para peserta PLP2 selama berada di SMAN 3 Baubau. Terutama hal hal yang berhubungan dengan kemampuan menjadi guru dalam membimbing siswa," kata Suhendi.

WhatsApp Image 2025 05 17 at 11.28.17 2

Ia menambahkan, kegiatan ini akan meningkatkan pengalaman bagi para peserta sebagai calon guru. Meskipun disadari waktu pelaksanaan sangat singkat. Namun, ia berharap dapat meningkatkan kemampuan peserta sebagai calon pendidik. Terutama yang berkaitan dengan pengalaman lapangan.

Salah seorang peserta PLP2 Muhammad Yasmin mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam menempuh pendidikan. Apalagi langsung berhadapan dengan siswa di kelas.

"Yang pasti kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi saya dan teman-teman. Semoga ini menjadi penambah semangat dan motivasi kami sebagai calon pendidik," kata Muhammad Yasmin.

Peserta PLP2 berjumlah 12 orang dari beberapa program studi yakni Biologi, pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia dan Bimbingan Konseling (BK). (Red)

Pencarian