Kamis, 07 Desember 2023 17:25

Pemprov Sultra Bakal Gelar Pasar Murah di Kota Baubau

Rate this item
(0 votes)
Pj Gubernur Sultra, Andap Bhudi revianto didampingi kadis Perindag Sultra, Sitti Saleha saat menghadiri pasar murah di Kota Kendari beberapa waktu lalu    Foto : Dok Gagassultra Pj Gubernur Sultra, Andap Bhudi revianto didampingi kadis Perindag Sultra, Sitti Saleha saat menghadiri pasar murah di Kota Kendari beberapa waktu lalu Foto : Dok Gagassultra

KENDARI,GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan kembali menggelar pasar murah sebagai langkah pengendalian laju inflasi di Sultra. Kali ini, pasar murah tersebut akan diselenggarakan di Kota Baubau pada tanggal 9 - 11 Desember 2023.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sultra, Siti Saleha Melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (Kabid PDN), La Ode Muh. Fitrah Arsyad mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menstabilkan harga pasar menjelang natal dan tahun Baru.

"Ini sudah tahap ke 3 yang kita laksanakan. Pertama di Kota Kendari, kita memberi stimulus vocer belanja senilai Rp 100 Ribu kepada 5000 penerima manfaat. Kemudian di Wakatobi dan Muna Barat dengan memberi vocer belanja kepada 2000 penerima manfaat di Wakatobi dan Muna Barat," ujar Arsyad

Kata Arsyad, laju inflasi di Kota Bau-bau masih menjadi yang tertinggi diantara kabupaten/kota lainnya di Sultra. Sehingga, menurutnya, pemerintah provinsi harus ikut ambil bagian dalam mengendalikan laju inflasi di Kota Bau-bau.

"Memang data nasional kota Baubau masih menunjukan inflasi tertinggi di sulawesi tenggara, sehingga diperlukan lagi intervensi pemerintah untuk melaksanakan Pasar Murah menjelang natal dan tahun baru," kata Arsyad

Arsyad mengungkapkan, dalam kesempatan ini, Pemprov Sultra akan kembali membagikan vocer belanja senilai Rp. 100.000,- kepada 5000 masyarakat penerima manfaat yang sudah terverifikasi oleh Dinas Sosial Kota Baubau.

Rencananya, pasar murah tersebut akan dipusatkan di pantai kamali, namun kata Arsyad, pihaknya masih menunggu instruksi dari PJ Gubernur Sultra mengenai lokasi pasar murah tersebut.

"Rencana di pantai kamali, tapi kami masih menunggu arahan pak PJ Gubernur apakah kita langsung turun kepasar atau mungkin perkecamatan," kata Arsyad. (Red)

Read 150 times

Pencarian