Senin, 13 April 2026 00:34

Desa Barangka Siap Gelar Festival Transportasi Tradisional Pulau Buton

Rate this item
(0 votes)
Festival Transportasi Tradisional Pulau Buton yang digelar Pemerintah Desa Barangka Kabupaten Buton Festival Transportasi Tradisional Pulau Buton yang digelar Pemerintah Desa Barangka Kabupaten Buton

- Dukung Pelestarian Budaya dan Dorong Ekonomi Lokal

BUTON, GAGASSULTRA.COM – Terobosan yang dilakukan Pemerintah Desa Barangka, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton untuk melestarikan budaya diwujudkan dengan langkah konkret, dengan menggelar kegiatan Festival Transportasi Tradisional Pulau Buton. Kegiatan ini bakal digelar 18 - 19 April 2026.

Untuk menyukseskan kegiatan ini, Pemerintah Desa Barangka yang dipimpin langsung Kepala Desa, Ir. Sutarman, S.T bersama perangkat desa, tokoh adat, Babinsa, serta masyarakat, melaksanakan rapat pembentukan panitia yang di gelar di Aula Kantor Desa Barangka, Minggu (12/04/2025).

Kepala Desa Barangka, Ir. Suharman, S.T, pada kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan Festival Transportasi Tradisional Pulau Buton sebagai wadah pelestarian identitas budaya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong Desa Barangka sebagai pusat pelestarian budaya transportasi tradisional sekaligus penggerak ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.

Kepala Desa Barangka, Kabupaten Buton, Sutarman saat pimpin rapat pembentukan panitia Festival Transportasi Tradisional Pulau Buton

Selain itu, kata Sutarman, festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian budaya. “Kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat kembali nilai-nilai kearifan lokal serta memperkuat identitas budaya masyarakat Buton,” ungkapnya. 

Festival ini juga mendapat dukungan pendanaan dari Dana Indonesiana, LPDP, serta Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal di daerah.

Tokoh adat Desa Barangka turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival ini. Mereka menilai bahwa transportasi tradisional, seperti perahu khas daerah, merupakan bagian penting dari sejarah kehidupan masyarakat pesisir yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Dalam rapat tersebut juga dilakukan pembentukan struktur panitia yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, pemuda, hingga perwakilan masyarakat. Pembentukan panitia ini diharapkan dapat memperlancar koordinasi dan persiapan kegiatan, baik dari segi teknis pelaksanaan maupun partisipasi masyarakat.

Perwakilan Babinsa Desa Barangka menegaskan kesiapan penuh untuk mendukung sekaligus mengamankan jalannya kegiatan festival, sehingga dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Selain menampilkan berbagai bentuk transportasi tradisional, festival ini juga akan diramaikan dengan kehadiran pelaku UMKM yang menyajikan beragam makanan tradisional khas Desa Barangka. Kehadiran UMKM ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik festival sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan, Dian Budiman, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak dalam rapat tersebut. Ia menegaskan, festival ini merupakan kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas elemen masyarakat.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan pemerintah desa, tokoh adat, Babinsa, dan seluruh masyarakat. Ini menjadi energi besar bagi kami untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal dalam menghidupkan kembali budaya transportasi tradisional di Pulau Buton serta mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap warisan leluhur.

“Harapan kami, festival ini tidak berhenti di satu kegiatan saja, tetapi bisa menjadi agenda berkelanjutan yang berdampak pada pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dalam rapat tersebut. Warga berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisata serta memperkuat perekonomian desa.

Dengan terbentuknya panitia dan dukungan dari berbagai pihak, Festival Transportasi Tradisional Pulau Buton diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang membanggakan bagi masyarakat Desa Barangka serta wilayah Pulau Buton secara umum.(Hasrin Ilmi/Red) 

 

 

Read 8 times

Pencarian