
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim,SE menunjukkan komitmen serius dalam memperluas akses transportasi udara bagi masyarakat Kota Baubau.
Untuk mewujudkan ini, Pemerintah Kota Baubau menjajaki kerjasama dengan Garuda Indonesia Group dengan menggelar audiensi strategis bersama pimpinan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk wilayah operasional Kendari, selasa (31/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si, serta Staf Khusus Wali Kota Baubau, Dr. Sunaryo Mulyo, MT.
Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim mengatakan, audiensi dilakukan sebagai langkah responsif pemerintah daerah terhadap melonjaknya kebutuhan angkutan udara di Kota Baubau. Pihaknya melihat adanya peluang besar bagi Citilink, yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Group, untuk mengisi ruang layanan penerbangan di Bandara Betoambari.
"Kami melihat mobilitas masyarakat semakin tinggi, baik untuk urusan bisnis, pendidikan, maupun pariwisata. Oleh karena itu, kehadiran maskapai dengan reputasi baik seperti Citilink sangat dibutuhkan untuk menambah pilihan rute dan frekuensi penerbangan," ujarnya.
Dikatakan, fokus utama dalam pembahasan tersebut adalah pembukaan rute Baubau – Makassar (PP) yang selama ini menjadi jalur utama distribusi dan transportasi masyarakat Buton. Namun, Pemerintah Kota Baubau juga melontarkan wacana yang lebih ambisius, yakni pembukaan rute langsung (direct flight) Jakarta – Baubau.
Untuk itu, Pihaknya berharap adanya rute langsung dari ibu kota negara di dapat memangkas waktu tempuh dan biaya perjalanan bagi investor dan wisatawan. Kemudian, meningkatkan perputaran ekonomi daerah melalui kemudahan logistik serta memperkuat posisi Baubau sebagai hub transportasi di wilayah Kepulauan Buton.
”Pemerintah Kota Baubau siap memberikan dukungan data dan koordinasi teknis terkait kesiapan fasilitas bandara guna memastikan operasional maskapai berjalan lancar,”ungkapnya.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini berharap, dengan pertemuan tersebut menjadi titik terang bagi bangkitnya sektor transportasi udara di Kota Baubau yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim, SE menegaskan dan mengingatkan pesan Presint RI, keterbatasan anggaran bukan berarti menghentikan produktivitas. Menurutnya, inovasi dan dedikasi tetap bisa dijalankan meski dengan sumber daya yang terbatas.
Hal ini disampaikan saat memimpin apel pagi gabungan lingkup Pemerintah Kota Baubau yang dirangkaikan dengan acara Halal bi halal pasca hari raya Idul Fitri 1447 H , Senin (30/03/2026) di halaman kantor Wali Kota Baubau Palagimata.
Dalam arahannya, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE mengakui, kondisi saat ini sedang tidak menentu, bahkan sempat mengharuskan penyesuaian pola kerja. Namun, di tengah situasi sulit tidak boleh menjadi alasan untuk mengendorkan semangat melayani. Untuk itu, pentingnya semangat gotong royong dan profesionalisme ASN di tengah kondisi daerah dan nasional yang sedang menghadapi berbagai tantangan.
"Kondisi daerah dan negara kita sedang dalam keadaan yang kurang baik dengan banyaknya kecemasan. Namun, saya berharap hal ini tidak menurunkan semangat kita untuk bekerja dan melayani masyarakat. Pelayanan adalah janji kita kepada rakyat, dan itu harus kita tunaikan," tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan, memasuki masa Triwulan II, Wali Kota Baubau Yusran Fahim memotivasi kepada sejumlah instansi yang dinilai masih belum bergerak maksimal dan segera melakukan langkah-langkah strategis diantaranya segera melakukan upaya percepatan agar target Triwulan II tercapai tepat waktu.
Kemudian, mengingat banyaknya hari libur ke depan, ASN diminta tidak menunda pekerjaan dan menganggap waktu masih panjang. Serta memastikan tidak ada hak-hak masyarakat yang terpotong akibat kelalaian administratif atau lambatnya kinerja birokrasi.
Pada kesempatan apel pagi yang dirangkaikan halal bi halal tersebut, Wali Kota Baubau mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Idul fitri dan Halal bi halal sebagai titik awal yang baik untuk memperbaiki etos kerja.
"Kita baru saja menyelesaikan ibadah puasa. Semoga di hari yang baik ini, kita bisa memulai kembali pekerjaan dengan niat yang baik. Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin," pungkasnya.
Sementara itu, suasana apel pagi berlangsung khidmat dan ditutup dengan saling bersalam-salaman antar pegawai sebagai simbol mempererat silaturahmi untuk memperkuat sinergi dalam membangun Kota Baubau.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Ritual adat Kasambu-Sambu yang menjadi salah satu warisan leluhur masyarakat Kelurahan Kolese Kecamatan Lea Lea Kota Baubau hingga kini tersebar terjaga. Pesta adat yang digelar setiap tahun paska pelaksanaan Idul Fitri ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Baubau.
Acara yang sarat akan nilai spiritual dan sosial ini dihadiri Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam, S.Sos, M.Si mewakili Wali Kota Baubau memberikan apresiasi mendalam atas teguhnya masyarakat dalam menjaga identitas budaya di tengah gempuran modernisasi.
Dalam sambutannya, Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam mengatakan, Pemerintah Kota Baubau merasa bangga melihat masyarakat Kolese yang konsisten merawat warisan leluhur. Menurutnya, Kasambu-sambu bukan sekadar ritual makan bersama, melainkan simbol penguatan karakter masyarakat Buton.
"Tradisi ini mengandung nilai Pooma-maasiaka (saling menyayangi), Pangkat ngkataka (saling menyegani), dan Pomae-maeaka (saling menjaga harga diri). Di sini, kita duduk setara dalam balutan adat Pobinci-binci Kuli, tanpa sekat antara pemerintah dan rakyat,"katanya.
Selain aspek sakral, kata Darus Salam, pihaknya melihat potensi besar di Kecamatan Lea-Lea, khususnya Kelurahan Kolese, untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya. Oleh sebab itu diharapkan ritual adat seperti Kasambu-sambu dapat dikemas secara profesional untuk menarik wisatawan sehingga mampu mendongkrak ekonomi lokal tanpa sedikitpun mengurangi kesakralan ritual tersebut.
Di hadapan warga yang memadati lokasi acara, La Ode Darussalam secara khusus menitipkan pesan kepada para pemuda bahwa generasi muda adalah "penjaga benteng budaya" yang memegang kunci keberlangsungan identitas Buton di masa depan.
"Jangan biarkan identitas kita luntur. Kenali tradisimu, banggalah dengan bahasamu, dan lestarikan adatmu," tegasnya menutup sambutan yang diiringi doa agar seluruh masyarakat Baubau senantiasa dilimpahi keberkahan dan kemakmuran.
Tradisi budaya Kasambu-Sambu ini juga dihadiri pejabat OPD, anggota DPRD Baubau, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda yang larut dalam suasana silaturrahim dan kebersamaan. (Hasrin Ilmi/Red)
BATAUGA,GAGASSULTRA.COM – Bupati Buton Selatan (Busel), Muhammad Adios melakukan rotasi dan promosi jabatan, sebanyak 105 pejabat struktural dan 10 diantaranya melakukan reposisi jabatan eselon II. Pelantikan ini dilaksanakan di Gedung Lamaindo, Batauga, Kamis (26/03/2025).
Sejumlah pejabat Eselon II mengalami pergeseran posisi strategis. Insanu dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Asisten III Sekretariat Daerah Buton Selatan. Sementara posisi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) yang ditinggalkannya untuk sementara diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Muhammad Thahir dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans). Jabatan yang ditinggalkannya kemudian dipercayakan kepada La Ganefo sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Selanjutnya, posisi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) yang sebelumnya dijabat La Ganefo kini diisi oleh La Ode Safi’i. Sementara jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang sebelumnya diemban La Ode Safi’i dipercayakan kepada MZ Amril Tamim. Adapun posisi Asisten II yang ditinggalkan MZ Amril Tamim kini diisi oleh La Safilin.
Sejumlah pejabat juga dikukuhkan pada jabatan yang sama, di antaranya La Makiki sebagai Kepala Badan Kesbangpol, La Ode Herianto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), serta Suriadin Singka sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sedangkan, La Ode Muh. Sahid dilantik sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang). Sementara jabatan Inspektur yang sebelumnya diembannya kini diisi oleh Samrizal sebagai pelaksana tugas.
Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, sebanyak 95 pejabat administrator dan pengawas turut dilantik, meliputi sekretaris dinas, kepala bagian, kepala bidang, camat, lurah, hingga kepala subbagian.
Pelaksana tugas Kepala BKPSDM Busel, Muhammad Jamaluddin, memastikan seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme yang berlaku dan mendapatkan persetujuan dari instansi berwenang, termasuk Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Dalam Negeri.
“Seluruh penempatan pejabat telah sesuai dengan pertimbangan teknis dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Bupati Busel, Muhammad Adios menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari strategi penyegaran birokrasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan daerah agar lebih responsif, adaptif, dan profesional dalam memberikan pelayanan publik.
Menurutnya, penyegaran birokrasi ini harus menjadi momentum untuk mempercepat capaian program pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan adalah amanah. Saya minta seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks,” tegasnya.
Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Buton Selatan dalam membangun birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.(Hasrin Ilmi/Red)
BAUBAU,GAGASSULTRA.COM - Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau halal bil halal Pemkot dan masyarakat Kota Baubau dalam rangka Idul Fitri tahun 2026, Sabtu (21/03/2026). Momentum ini dimanfaatkan Wali Kota Baubau, H. Yusran Rahim bersama keluarga untuk menjamu masyarakat yang begitu antusias datang bersilaturahmi.
Momen hari kemenangan ini dimanfaatkan orang nomor satu di Kota Baubau menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusifitas kota selama bulan suci Ramadhan hingga hari kemenangan tiba.

Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim bersama Ketua DPRD Baubau, Ardin Jufri saat melaksanakan shalat Idhul Fitri di pelataran Pantai Kamali
Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan bahwa peran aktif masyarakat adalah kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
"Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera," ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan buah dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada pelaksanaan takbiran pada Jumat malam (20/03/2026) berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
"Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi," pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim melaksanakan shalat Idhul Fitri di pelataran Pantai Kamali bersama Ketua DPRD Kota Baubau, Ardin Jufri dan berbaur dengan masyarakat. (Hasrin/Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim secara resmi melantik Direktur Perumda Air Minum Tirta Semerbak Molagina serta jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kota Baubau dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Baubau, Selasa (10/03/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan pelayanan publik sekaligus optimalisasi pengelolaan dana umat di Kota Baubau.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu, perwakilan Ketua DPRD Kota Baubau Ahadiyat Zamani, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat La Ode Aswad, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, serta Ketua MUI Kota Baubau.
Dalam sambutannya, Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim menegaskan, pelantikan tersebut merupakan hasil akhir dari proses seleksi yang panjang, transparan, dan akuntabel. Karena itu, pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat dan kepercayaan untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan masyarakat Kota Baubau,” ujarnya.
Secara khusus, orang nomor satu di Kota Baubau itu memberikan arahan kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Semerbak Molagina yang baru, Joni Munadi Awal, untuk melakukan transformasi pelayanan melalui lima langkah strategis.
Pertama, memastikan distribusi air berjalan lancar dengan menjamin ketersediaan air bersih dan higienis serta merespons cepat setiap keluhan masyarakat terkait gangguan distribusi.
Kedua, melakukan transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk memantau kualitas air dan meningkatkan efisiensi jaringan.
Ketiga, melaksanakan audit teknis dengan melakukan pembenahan infrastruktur, khususnya pada jaringan pipa yang mengalami kebocoran guna menekan tingkat kehilangan air.
Keempat, menjaga kesehatan finansial perusahaan dengan mengelola keuangan secara transparan agar BUMD menjadi sehat, mandiri, dan mampu berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kelima, membangun etika kerja yang kuat dengan menunjukkan dedikasi tinggi serta soliditas internal dengan prinsip “melayani, bukan dilayani.”
Sementara itu, kepada pimpinan BAZNAS Kota Baubau yang baru di bawah komando Asmahani, Wali Kota berharap lembaga tersebut mampu menjadi instrumen penting dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
BAZNAS diminta menerapkan teknologi dalam pengelolaan agar lebih profesional dan sesuai dengan syariat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan serta penanganan berbagai persoalan sosial. Selain itu, lembaga ini juga diharapkan terus berinovasi dalam penghimpunan dan penyaluran zakat agar manfaatnya dapat lebih cepat dirasakan oleh para mustahik.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Baubau Yusran Fahim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Plt. Direktur Perumda Air Minum Tirta Semerbak Molagina serta jajaran pengurus BAZNAS periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat selama ini.(Rin/Red)
BUSEL,GAGASSULTRA.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) bakal membangun sekolah baru tahun ini di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel). Demikian diungkapkan Kadis Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara disela kunjungannya mendampingi Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka di Buton Selatan, Jum’at (06/03/2026).
Dikatakan, meski terdapat efisiensi anggaran daerah, pihaknya terus bergerak aktif menjemput anggaran dari pusat demi memenuhi kebutuhan infrastruktur pendidikan di daerah salah satunya di Busel.
"Kita tetap berusaha tahun ini untuk mendapatkan APBN meski ada efisiensi anggaran. Dan hasilnya untuk di Busel sendiri, kita dapat satu unit sekolah baru di Batauga," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, keberhasilan proyek pembangunan sekolah baru ini tidak lepas dari sinergi pemerintah dan warga setempat. Sedangkan, untuk porsi anggaran sama dengan pembangunan sekolah baru di wilayah lainnya.
"Tentu ini bisa terlaksana karena peran masyarakat di sekitar situ dan peran Pemkab Buton Selatan. Paling tidak kita bisa bangun kalau ada hibah tanah dari masyarakat yang difasilitasi oleh Pak Bupati," tambahnya.
Untuk itu, pihaknya berharap setelah fasilitas sekolah ini rampung dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa dan tenaga pengajar. Selain itu, anggaran pembangunan disiapkan bukan hanya untuk gedung sekolah namun dengan fasilitas pendukung lainnya.
"Penganggaran revitalisasi itu selain bangunannya, juga sekalian dengan isinya, mulai dari bangku, laboratorium, dan sebagainya," tutupnya. (Hasrin/Red)
Andi Sumangerukka: Komitmen Membangun Kesejahteraan
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka melaksanakan Safari Ramadhan di Kota Baubau, Kamis (05/03/2026). Kegiatan di negeri Khalifatul Khamis tersebut diawali dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan refleksi atas satu tahun masa pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Sultra, Hugua. Ia mengakui masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah.
Meski demikian, ia menegaskan, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat menyerahkan bantuan
“Saya menyadari selama satu tahun menjalankan pemerintahan masih banyak kekurangan yang belum terselesaikan, baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun kesejahteraan masyarakat. Namun kami tetap berkomitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Andi Sumangerukka.
Dijelaskan berbagai program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah harus melalui sejumlah prosedur dan aturan, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan fiskal. Hal tersebut terkadang membuat sejumlah program belum dapat direalisasikan dalam waktu singkat.
Salah satu contoh yang disampaikan adalah rencana bantuan pemerintah provinsi untuk pelebaran bandara di Baubau yang hingga saat ini masih dalam proses.
“Saya sudah beberapa kali menyampaikan kepada Wali Kota bahwa pemerintah provinsi akan membantu pelebaran bandara. Namun karena berkaitan dengan aturan fiskal dan prosedur yang harus dilalui, program itu baru dapat direalisasikan pada tahun ini,” jelasnya.

Wali Kota Baubau, H.Yusran Fahim saat menyerahkan bantuan kepada warga kurang mampu
Ia menegaskan, seluruh kebijakan pemerintah harus dijalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Pada kesempatan tersebut, Andi Sumangerukka juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan pemerintah selama ini masih belum maksimal. Menurutnya, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus menyentuh seluruh wilayah di Sultra yang terdiri dari 17 kabupaten dan kota.
“Kami menyampaikan permohonan maaf jika masih ada masyarakat yang belum merasakan manfaat pembangunan secara maksimal. Namun kami tetap berkomitmen di tengah keterbatasan anggaran untuk terus berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga meminta dukungan dan kolaborasi dari pemerintah kabupaten/kota, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat agar bersama-sama mendukung program pembangunan daerah.
“Kami masih memiliki waktu untuk menuntaskan berbagai kewajiban yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Karena itu kami mohon doa, dukungan dan kolaborasi dari semua pihak agar pembangunan di Sulawesi Tenggara dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah keterbatasan yang ada, pemerintah harus mampu menetapkan skala prioritas agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bukan berarti ada unsur kesengajaan atas kekurangan yang terjadi, tetapi karena keterbatasan yang ada. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, mari kita semua menumbuhkan kesabaran dan keikhlasan. InsyaAllah dengan kerja bersama, apa yang menjadi harapan masyarakat akan dapat kita wujudkan,” tutupnya.
Sebelum acara buka puasa di mulai, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka didampingi Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim membagikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.(Hasrin/Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Baubau menggelar aksi sosial bertajuk "Ramadhan Berbagi" dengan menyalurkan 1200 paket bantuan di halaman Kantor Disperkimtan, Kamis (05/03/2026). Penyerahan paket tersebut diserahkan langsung Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE dan Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.S,c kepada yang berhak menerima.
Dalam keterangan persnya, Kadis Perkimtan Kota Baubau, Abdul Karim mengungkapkan, bantuan berupa beras premium awalnya ditargetkan sebanyak 1.000 karung. Namun, antusiasme dan inisiatif para developer di wilayah Kota Baubau, jumlah bantuan yang terkumpul melampaui ekspektasi.
"Alhamdulillah, target awal kita 1.000 karung, tapi pada pelaksanaannya melampaui target hingga mencapai 1.200-an karung. Sumber anggarannya murni inisiatif teman-teman developer. Ini adalah bentuk sedekah tanpa paksaan, karena kami ingin mengejar keberkahan di bulan suci Ramadhan," ujarnya.
Ditambahkan, penyaluran ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat (5-6 Maret 2026). Pembagian waktu ini sengaja dilakukan untuk menghindari penumpukan massa dan mencegah kemacetan arus lalu lintas di depan kantor dinas.
Lebih lanjut dijelaskan, berbeda dengan bantuan sosial pada umumnya, data penerima manfaat kali ini tidak merujuk pada data Dinas Sosial maupun Kelurahan. Pihak Disperkimtan memberikan ruang bagi para developer untuk mengidentifikasi sendiri tetangga atau keluarga di sekitar lokasi pembangunan perumahan yang layak menerima santunan.
"Prinsipnya dari kita untuk kita. Teman-teman developer tentu lebih tahu siapa warga di sekitar lokasi proyek mereka yang membutuhkan. Sisanya, difasilitasi oleh tim Perkim untuk memastikan bantuan ini benar-benar tepat sasaran kepada fakir miskin dan kaum dhuafa," jelasnya.(Rin/Red)
BAUBAU, GAGASSULTRA.COM - Untuk memperkuat daerah sebagai Kota Budaya di kancah nasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau berencana akan ada pembangunan Museum dan Taman Budaya.
Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Baubau, Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc usai mendampingi Wali Kota Baubau saat menerima sara kidina perangkat masjid agung keraton wolio di rujab Wali Kota Baubau Senin (02/03/2026).
Dalam keterangannya, adanya peluang pembangunan museum dan taman budaya melalui dukungan Kementerian Kebudayaan. Pemkot Baubau saat ini tengah serius menyiapkan lokasi yang paling strategis dan menjadi kandidat kuat yakni di area Keraton.
”Alasan pemilihan lokasi di area keraton karena fasilitas ini harus berada di titik ikonik yang mencerminkan identitas daerah,” ungkap Wa Ode Hamsina Bolu
Lanjutnya, dalam pertemuan di Jakarta, juga dibicarakan soal berdirinya Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah Sulawesi Tenggara secara mandiri (terpisah dari Makassar). Hal ini mengingat beban kerja balai di Makassar sangat tinggi dengan banyaknya objek yang dinaungi, sehingga sangat siap jika kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Sultra ditempatkan di Baubau.Dan Pemkot Baubau menyatakan kesiapan penuh untuk menyediakan lahan.
Kemudian, apa yang menjadi permintaan Kota Baubau ternyata mendapat respon positif langsung datang dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Bahkan, dalam pertemuan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan ketertarikannya untuk melihat langsung potensi budaya di eks-Pusat Kesultanan Buton ini.
"Ini suatu keberkahan. Pak Menteri bahkan bilang tidak usah menunggu lebaran, beliau ingin segera datang. Kemungkinan dalam satu hingga dua minggu ke depan beliau akan tiba di Baubau. Dan tentu kedatangan Menteri Kebudayaan diharapkan menjadi momentum percepatan berbagai proyek strategis kebudayaan yang tengah diusulkan oleh Pemerintah Kota Baubau,”tutupnya. (Rin/Red)